HomeHeadlineKemenbud dan Kementerian PKP Bahas Revitalisasi Rumah Adat serta Bantuan Hunian untuk...

Kemenbud dan Kementerian PKP Bahas Revitalisasi Rumah Adat serta Bantuan Hunian untuk Pekerja Seni

Published on

spot_img

 221 total views

INNNEWS – Kementerian Kebudayaan bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) membahas langkah strategis untuk memperkuat program revitalisasi rumah adat serta bantuan hunian bagi pekerja seni dan pelaku budaya di Indonesia. Pertemuan antara Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Menteri PKP Maruarar Sirait digelar sebagai bagian dari koordinasi lintas kementerian guna mempercepat realisasi program prioritas pemerintah.

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah menitikberatkan pada kesiapan data penerima manfaat, skema bantuan, hingga mekanisme percepatan pelaksanaan program. Kementerian Kebudayaan menyebut ada dua fokus utama yang akan dijalankan, yakni revitalisasi fisik rumah adat dan bantuan hunian bagi pekerja seni, seniman, hingga juru pelihara situs budaya yang membutuhkan dukungan perumahan layak.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Kementerian PKP yang dinilai cepat dalam mendukung program perumahan rakyat, terutama bagi masyarakat kelompok ekonomi bawah atau desil 1 hingga 4. Ia mengatakan, pemerintah juga ingin memastikan pelaku budaya mendapatkan perhatian yang sama karena memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya bangsa.

Menurut data Kementerian Kebudayaan, saat ini terdapat lebih dari 3.500 rumah adat yang sudah terdata di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan masih bisa bertambah karena masih banyak rumah adat yang belum masuk pendataan resmi. Pemerintah menilai kondisi tersebut memerlukan perhatian serius agar rumah adat yang menjadi simbol identitas budaya daerah tidak rusak atau hilang akibat kurangnya perawatan.

Selain revitalisasi rumah adat, pemerintah juga menyiapkan program bantuan melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program tersebut ditargetkan menyasar sekitar 3.053 masyarakat adat dan pelaku seni di berbagai wilayah Indonesia. Nilai bantuan nantinya dibedakan berdasarkan kondisi wilayah, yakni Rp25 juta untuk Maluku Utara dan Papua, Rp40 juta untuk daerah terpencil, serta Rp20 juta untuk wilayah lainnya.

Kementerian PKP menjelaskan bahwa program BSPS menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memperbaiki rumah tidak layak huni. Sebagian besar anggaran kementerian tahun ini juga diarahkan untuk mendukung program bedah rumah rakyat dan peningkatan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

Melalui sinergi antarkementerian ini, pemerintah berharap pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat adat dan pekerja seni. Revitalisasi rumah adat dinilai tidak hanya penting untuk menjaga nilai sejarah dan budaya, tetapi juga menjadi langkah nyata mempertahankan identitas bangsa di tengah perkembangan zaman.

Artikel Terbaru

Wali Kota Solo Respati Ardi Dilaporkan ke Kejaksaan Atas Baliho Ulang Tahun Jokowi: Dana Pribadi vs Nama Pemkot, Polemik Politik di Balik Gestur Hormat

INNNEWS – Wali Kota Solo, Respati Ardi, dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Surakarta oleh LBH Mega...

Pelajar 15 Tahun Diduga Coba Bunuh Diri di Bawah Jembatan Jurug, Pencarian Masih Berlangsung

INNNEWS – Seorang pelajar berinisial Mikael (15), warga Winong, Ngringo, Jaten, Kabupaten Karanganyar, dilaporkan hilang...

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Pulau Doi, Maluku Utara

INNNEWS – Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Pulau Doi, Maluku Utara...

Kejagung Tetapkan Oknum TNI Tersangka Baru Korupsi MBG

INNNEWS – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali mengguncang publik dengan menetapkan tersangka baru dalam kasus...

artikel yang mirip

Wali Kota Solo Respati Ardi Dilaporkan ke Kejaksaan Atas Baliho Ulang Tahun Jokowi: Dana Pribadi vs Nama Pemkot, Polemik Politik di Balik Gestur Hormat

INNNEWS – Wali Kota Solo, Respati Ardi, dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Surakarta oleh LBH Mega...

Pelajar 15 Tahun Diduga Coba Bunuh Diri di Bawah Jembatan Jurug, Pencarian Masih Berlangsung

INNNEWS – Seorang pelajar berinisial Mikael (15), warga Winong, Ngringo, Jaten, Kabupaten Karanganyar, dilaporkan hilang...

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Pulau Doi, Maluku Utara

INNNEWS – Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Pulau Doi, Maluku Utara...