HomeGlobalGempa Kuat Guncang Prefektur Kumamoto, Jepang: Korban Tewas Capai 38 Orang, Ribuan...

Gempa Kuat Guncang Prefektur Kumamoto, Jepang: Korban Tewas Capai 38 Orang, Ribuan Warga Mengungsi

Published on

spot_img

 158 total views

INNNEWS – Gempa bumi berkekuatan besar kembali mengguncang Prefektur Kumamoto di pulau Kyushu, Jepang. Hingga Selasa (4/8/2026), jumlah korban jiwa dilaporkan mencapai 38 orang, sementara ribuan warga masih mengungsi di sejumlah posko pengungsian.

Menurut data otoritas lokal, sebanyak lebih dari 9.200 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka. Pemerintah setempat membuka 210 posko pengungsian untuk menampung warga yang terdampak. Gempa tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, jalan, serta infrastruktur di wilayah barat daya Jepang.

Badan meteorologi Jepang (JMA) mencatat gempa utama cukup kuat dan diikuti sejumlah gempa susulan. Warga diwajibkan tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Pihak berwenang Jepang terus melakukan pencarian dan evakuasi di wilayah yang terdampak parah. Tim penyelamat dikerahkan untuk memastikan tidak ada korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan.

Respons Pemerintah Indonesia

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo langsung bergerak memberikan bantuan kepada warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak. KBRI Tokyo menyalurkan bantuan langsung kepada WNI yang mengalami kesulitan akibat gempa.

“Kami memastikan kondisi seluruh WNI di area gempa. Bantuan logistik dan pendampingan terus kami berikan,” demikian keterangan resmi KBRI Tokyo.

Hingga saat ini, belum ada laporan WNI yang menjadi korban jiwa. Namun, KBRI tetap mengimbau seluruh warga Indonesia di Jepang untuk selalu memantau informasi resmi dari otoritas setempat dan mengikuti arahan evakuasi jika diperlukan.

Gempa di Kumamoto ini menambah deretan bencana alam yang terjadi di Jepang dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah Jepang telah menyatakan siap memberikan bantuan penuh kepada warga yang kehilangan tempat tinggal serta mempercepat proses pemulihan infrastruktur.

Warga diimbau untuk tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan tidak mudah terpengaruh berita yang belum terverifikasi.

Artikel Terbaru

Alasan Struktur UPTD PLDPI Solo Dihapus Mulai Oktober, Layanan Tak Dihentikan

INNNEWS — Pemerintah Kota Solo akan menghapus struktur kelembagaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)...

Status Darurat TPA Putri Cempo Solo Berakhir, DLH Kaji Pemanfaatan Sampah Bekas Kebakaran

INNNEWS — Status tanggap darurat kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo,...

Kebakaran Apartemen di Penjaringan Jakut: 53 Orang Dievakuasi, Diduga Akibat Korsleting Listrik

INNNEWS — Kebakaran melanda Apartemen Teluk Intan di Jalan Teluk Intan, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan...

Perintah Prabowo Bikin Pendidikan di PTN Gratis Ditindaklanjuti

INNNEWS — Instruksi Presiden Prabowo Subianto agar biaya pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN)...

artikel yang mirip

Alasan Struktur UPTD PLDPI Solo Dihapus Mulai Oktober, Layanan Tak Dihentikan

INNNEWS — Pemerintah Kota Solo akan menghapus struktur kelembagaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)...

Status Darurat TPA Putri Cempo Solo Berakhir, DLH Kaji Pemanfaatan Sampah Bekas Kebakaran

INNNEWS — Status tanggap darurat kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo,...

Kebakaran Apartemen di Penjaringan Jakut: 53 Orang Dievakuasi, Diduga Akibat Korsleting Listrik

INNNEWS — Kebakaran melanda Apartemen Teluk Intan di Jalan Teluk Intan, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan...