30 total views
INNNEWS– Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo mengungkapkan bahwa sekitar 60 Sekolah Dasar (SD) di wilayahnya masuk dalam skala prioritas program revitalisasi yang dibiayai Pemerintah Pusat. Penentuan sekolah penerima bantuan merujuk pada data kondisi bangunan yang dilaporkan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Kota Surakarta, Eni Idayati, menjelaskan bahwa pemerintah pusat menilai kelayakan revitalisasi berdasarkan potret kondisi fisik sekolah yang terdata di Dapodik. “Semua sekolah oleh pemerintah pusat itu dilihat dari Dapodik-nya. Penentuan menerima atau tidak itu dilihat dari potret-potret kondisi sekolah yang dilaporkan melalui Dapodik. Kemarin kurang lebih untuk SD ya ada 60-an yang skala prioritas. Tetapi pemberian bantuannya bertahap,” kata Eni saat meninjau sekolah rusak, Rabu (29/7/2026).
Pelaksanaan Bertahap
Revitalisasi terhadap 60 SD tersebut akan dilakukan secara bertahap. Salah satu sekolah yang sudah mulai dibangun dengan pendanaan pusat adalah SD Sumber 1. Program ini menjadi fokus utama penanganan infrastruktur pendidikan di Solo, seiring keterbatasan anggaran daerah untuk revitalisasi fisik pada tahun 2026.
Sebelumnya, Disdik Solo mencatat pemangkasan anggaran sebesar sekitar Rp61 miliar pada APBD 2026, sehingga revitalisasi fisik sekolah dari dana daerah ditunda. Perbaikan bangunan yang lebih ringan dan sedang diupayakan melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda), sementara rehabilitasi skala sedang hingga berat diarahkan ke skema bantuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui pengajuan mandiri sekolah via Dapodik.
Tujuan Program
Program revitalisasi SD nasional merupakan bagian dari mandat Instruksi Presiden dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Tujuannya memastikan setiap sekolah dasar memiliki sarana dan prasarana yang memadai melalui rehabilitasi gedung, pembangunan fasilitas baru, serta penyediaan sarana pembelajaran yang lebih baik.
Disdik Solo terus mendorong sekolah untuk memperbarui data Dapodik secara akurat agar peluang mendapatkan bantuan revitalisasi semakin besar. Evaluasi dan pemantauan kondisi bangunan juga terus dilakukan untuk memastikan proses revitalisasi berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik di Kota Solo.
Dengan masuknya 60 SD dalam daftar prioritas pusat, diharapkan kualitas lingkungan belajar di sekolah-sekolah dasar Solo dapat meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.


