HomeGlobalIAEA Temukan Berton-ton Material Nuklir di Suriah, Diduga Peninggalan Era Assad

IAEA Temukan Berton-ton Material Nuklir di Suriah, Diduga Peninggalan Era Assad

Published on

spot_img

 45 total views

 

INNNEWS– Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengumumkan bahwa para pemeriksanya telah menemukan beberapa ton material nuklir di sejumlah lokasi di wilayah Suriah. Pengumuman ini disampaikan pada Rabu (19/8/2026).

Menurut laporan yang dikutip dari Al Arabiya, salah satu lokasi temuan material nuklir tersebut telah dilaporkan oleh pemerintah baru Suriah kepada IAEA pada bulan lalu. Temuan ini muncul di tengah komitmen pemerintah Suriah yang baru untuk bekerja sama dengan badan pengawas nuklir PBB tersebut.

Kepala IAEA menyatakan bahwa material yang ditemukan berada di beberapa lokasi berbeda di dalam negeri. Hingga saat ini, pihak berwenang Suriah dan IAEA masih melakukan verifikasi lebih lanjut terkait asal-usul serta jumlah pasti material tersebut.

Temuan ini menimbulkan spekulasi bahwa material nuklir tersebut merupakan peninggalan dari era pemerintahan sebelumnya di bawah Bashar al-Assad. Pemerintah Suriah yang baru menekankan pentingnya transparansi dan kerja sama penuh dengan IAEA untuk memastikan tidak ada aktivitas nuklir yang melanggar ketentuan internasional.

Sejumlah pengamat internasional menilai pengumuman IAEA ini sebagai langkah penting dalam pengawasan nonproliferasi nuklir di kawasan Timur Tengah. Mereka juga mengimbau agar seluruh pihak terkait memberikan akses penuh kepada para inspektur IAEA.

Hingga berita ini diturunkan, Kamis (20/8/2026), IAEA belum merilis rincian teknis lebih lanjut mengenai jenis dan jumlah pastinya. Proses investigasi dan inventarisasi material nuklir tersebut diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.

Artikel Terbaru

Korban Meninggal Gempa NTT Capai 75 Jiwa, Pengungsi Hampir 100.000 Orang

INNNEWS – Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara...

Malaysia Perkuat Kerja Sama Lintas Batas dengan Indonesia Atasi Kabut Asap Karhutla

INNNEWS – Pemerintah Malaysia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama lintas batas dengan Indonesia dalam...

Kabut Asap Hebat Selimuti Banjarbaru, Jam Masuk Sekolah Dimundurkan Jadi Pukul 09.00 WITA

INNNEWS – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota...

Drone Israel Hantam Kafe di Pelabuhan Gaza, 6 Orang Tewas Termasuk Anak

INNNEWS– Serangan drone Israel menewaskan setidaknya enam warga Palestina, termasuk seorang anak, setelah menghantam...

artikel yang mirip

Korban Meninggal Gempa NTT Capai 75 Jiwa, Pengungsi Hampir 100.000 Orang

INNNEWS – Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara...

Malaysia Perkuat Kerja Sama Lintas Batas dengan Indonesia Atasi Kabut Asap Karhutla

INNNEWS – Pemerintah Malaysia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama lintas batas dengan Indonesia dalam...

Kabut Asap Hebat Selimuti Banjarbaru, Jam Masuk Sekolah Dimundurkan Jadi Pukul 09.00 WITA

INNNEWS – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota...