28 total views
INNNEWS – Harga minyak dunia melonjak lebih dari 3 persen pada Senin (14/9/2026), dipicu meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk Persia dan Laut Merah yang mengancam pasokan energi global.
Harga minyak mentah Brent naik 3,1 persen atau sebesar 3,21 dolar AS menjadi 107,82 dolar per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik sekitar 2,8–3 persen, menyentuh level di atas 102–103 dolar per barel. Di sesi perdagangan, Brent sempat menyentuh level di atas 108 dolar.
Lonjakan harga terutama dipicu penutupan sementara jalur pipa minyak East-West milik Arab Saudi akibat serangan drone. Pipa tersebut merupakan jalur alternatif penting bagi Saudi untuk mengekspor minyak ke Laut Merah tanpa melalui Selat Hormuz. Penutupan ini berpotensi mengganggu hingga 4 persen pasokan minyak global.
Ketegangan semakin meningkat setelah serangan terhadap kapal di Selat Hormuz, ofensif Houthi yang merebut pulau-pulau strategis di Laut Merah, serta penundaan pertemuan antara negara-negara Teluk dan Iran untuk membahas pembukaan kembali jalur pelayaran aman. Para analis memperingatkan bahwa gangguan yang berkepanjangan dapat mendorong harga minyak lebih tinggi lagi.


