66 total views
INNNEWS — Sepuluh orang tewas dan 11 lainnya mengalami luka-luka setelah sekelompok penembak membuka tembakan di sebuah shisanyama (tempat makan daging panggang sekaligus hiburan) di Lwandle, dekat Strand, Cape Town, Afrika Selatan, pada dini hari Minggu, 27 September 2026.
Menurut Kepolisian Afrika Selatan (SAPS), kejadian berlangsung sekitar pukul 01.46 waktu setempat. Beberapa pria bersenjata masuk ke tempat tersebut dan menembaki para pengunjung secara membabi buta. Lima orang meninggal di lokasi kejadian, sementara lima lainnya meninggal setelah dibawa ke fasilitas medis. Sebelas korban luka saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Komisioner Provinsi Western Cape, Letjen Sizakhele Dyantyi, telah membentuk tim investigasi multidisiplin yang dipimpin oleh detektif Kejahatan Serius dan Kekerasan. Polisi Lwandle telah membuka kasus pembunuhan dan percobaan pembunuhan. Hingga saat ini belum ada penangkapan, dan polisi belum mengungkapkan motif maupun jumlah pasti pelaku.
Polisi meningkatkan penempatan personel di kawasan Lwandle dan Strand selama pengejaran pelaku berlangsung. Identitas para korban tewas akan diumumkan setelah keluarga terdekat diberi tahu.
Pihak berwenang meminta siapa saja yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk menghubungi Crime Stop di nomor 08600 10111 atau melalui aplikasi MySAPS. Semua informasi akan dilindungi kerahasiaannya.
Penembakan massal ini menjadi insiden serupa kedua di Afrika Selatan dalam akhir pekan yang sama, setelah sebelumnya terjadi serangan di sebuah tavern di Wedela dekat Johannesburg yang menewaskan 17 orang.


