HomeUncategorizedBank Inggris: Uang Kertas Bergambar Ratu Elizabeth II Masih Tetap Berlaku

Bank Inggris: Uang Kertas Bergambar Ratu Elizabeth II Masih Tetap Berlaku

Published on

spot_img

 581 total views

LONDON – Bank Inggris (Bank of England) mengonfirmasi, uang kertas yang menampilkan gambar Ratu Elizabeth II tetap sah sebagai alat pembayaran, setelah kematian ratu pada hari Kamis.

“Uang kertas saat ini yang menampilkan gambar Yang Mulia Ratu akan terus menjadi alat pembayaran yang sah,” terang Gubernur Bank, Andrew Bailey, mengutip Reuters, Jumat (9/9/2022).

Andrew mengatakan, pengumuman lebih lanjut mengenai uang kertas Bank Inggris yang ada akan dibuat setelah masa berkabung telah berakhir.

Baca juga: Pangeran Wales Warisi Takhta Kerajaan Inggris, Raja Charles III

Dia mengungkapkan, Ratu Elizabeth II adalah raja pertama yang tampil pada uang kertas Bank Inggris.

Andrew pun turut menyampaikan dukacita untuk keluarga kerajaan.

“Dengan kesedihan yang mendalam saya mengetahui kematian Yang Mulia Ratu. Atas nama semua orang di bank, saya ingin menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada Keluarga Kerajaan,” kata Andrew.

Artikel Terbaru

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...

IHSG Anjlok Lagi di Awal Pekan, BEI Pangkas Batas ARB Jadi 7 Persen Imbas Ancaman MSCI

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali diguncang tekanan berat pada perdagangan Senin...

artikel yang mirip

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...