508 total views
Laporan Kontributor INN Indonesia Risman Serang
TUAL – Harga cabai di Pasar Maren, Kota Tual, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual pekan ini mengalami kenaikan harga.
Pantuan INN Indonesia di Pasar Maren, Minggu (18/8/2022) Sore, para pedagang menjual cabai rawit dengan harga Rp 150 ribu per kilonya, sedangkan per tumpuknya Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.
Menurut salah satu pedagang cabai, Arfa (41) menyebutkan, melonjaknya harga cabai dikarenakan pasokan yang terbatas.
“Ini masih kurang terkadang naik sampai dengan harga yang lebih dari ini lagi,” sebutnya.
Dia menyebutkan, harga yang naik ini karena pasokan yang diterima hanya dari luar Kota Tual.
“Ia pastinya harga ini sesuai dengan kebutuhan yang banyak kita dapat cabai ini dari luar kota Tual,” kata dia.
Lanjutnya, pasokan yang didapatkan dari Kota Ambon dan dari wilayah Seram serta Jawa.
“Kita mendapatkan cabai rawit dari Ambon dan pulau Jawa, terkadang kapal terlambat makanya harga juga ikut naik,” ungkap Arfa.
Dia menambahkan, untuk petani lokal belum juga mencapai pasokan yang ada di pasar.
“Kita juga sering ambil dari penati lokal namun belum bisa memenuhi kebutuhan di pasar ini,” ujarnya .
Dia berharap dengan adanya perhatian dari pemerintah, harga cabai bisa kembali normal dan stabil.
“Ya berharap pemerintah bisa membudidayakan petani lokal sehingga kita bisa mendapatkan pasokan cabai di Kota Tual saja,” tutupnya.
Diketahui harga jual cabai rawit sebelumnya Rp 30 ribu per kilonya sekarang mencapai Rp 150 ribu per kilonya sedangkan untuk cabai keriting dengan harga sebelumnya Rp 40 ribu per kilonya sekarang mencapai 100 per kilonya.


