537 total views
INN NEWS – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dalam sepekan telah mengunjungi empat provinsi. Sejak Kamis, 6 Oktober 2022 lalu, Ganjar telah berkunjung ke Provinsi Bali, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Selatan.
Kunjungan Ganjar itu kata Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidaya merupakan bagian dari perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Djarot mengatakan, Megawati meminta semua kader turun ke bawah memastikan keberhasilan program pemerintahan Jokowi.
“Pak Jokowi adalah kader yang diusung PDIP, kami setia di situ. Mereka turun ke bawah, semua kader turun ke bawah dalam rangka menjamin keberhasilan atau ketuntasan program Jokowi, terutama program strategis nasional,” kata Djarot, Rabu, 12 Oktober 2022 di Makasar.
Djarot mengungkapkan, Ganjar ke Sulsel untuk kepentingan Jawa Tengah dalam rangka untuk (organisasi) Kagama sama Bank Jateng meski ada rangkaian safari politik.
Sementara itu soal peluang Ganjar jadi capres PDIP, Djarot menyebut hingga kini PDIP meminta mantan anggota DPR RI itu untuk menyelesaikan tugasnya menjadi Gubernur Jawa Tengah.
Baca juga: Puan: 2024 Menang Spektakuler, Ganjar Nyatakan Siap!
“Jadi, fokus ke situ. Semuanya berujung bagaimana kami memback up secara penuh,” imbuhnya.
Menanggapi kehadiran Puan, Djarot mengatakan, Ketua DPP PDIP itu juga mendapat tugas untuk turun ke bawah. sebagai Ketua DPR RI yang turun ke bawah untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Megutip Tempo, soal banyaknya poster Puan Maharani terpampang dalam arena Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPW PDIP Sulsel di Hotel Claro Makassar, apakah menunjukkan sinyal usungan PDIP akan mengerucut pada Puan Maharani pada pilpres nanti, Ketua DPW PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri mengatakan Puan merupakan simbol partai.
“Ibu Puan itu simbol kami DPP PDI Perjuangan. Bahwa Ibu Puan Ketua DPP partai, Ketua DPR RI, sekaligus Ketua Fraksi PDIP di DPR RI. Menjadi kebanggaan kami, salah satu kader terbaik adalah Puan Maharani menjadi ketua DPP, perempuan pertama, itu adalah simbol dari partai kami,” katanya kepada wartawan.


