HomeUncategorizedSetelah KTT G20, Jokowi Lanjut ke KTT APEC di Thailand

Setelah KTT G20, Jokowi Lanjut ke KTT APEC di Thailand

Published on

spot_img

 477 total views

INN NEWS – Presiden Joko Widodo sukses menjadi presidensi KTT G20 di Bali yang sudah diakhiri dengan beberapa keputusan bersama.

Sukses menjalankan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT di Bali, hari ini Presiden Jokowi langsung terbang ke Bangkok, Thailand untuk mengikuti KTT APEC ke 29.

“Iya benar,(Jokowi ke Thailand untuk KTT APEC),” kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Kamis 17 November 2022.

Jokowi langsung berangkat ke Thailand dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali pada pukul 12.05 setempat.

Namun, Bey masih belum menjelaskan pihak yang ikut dalam rombongan keberangkatan Jokowi ke Thailand.

Gelaran KTT APEC 2022 berlangsung dari tanggal 18 sampai 19 November. Dalam gelaran KTT APEC tersebut membahas seperti apa kerja sama bidang ekonomi di Asia Pasifik.

APEC sendiri menjadi satu forum terkemuka di Asia-Pasifik yang semuanya diikuti 21 negara. Tujuan utama dari forum APEC guna memberi fasilitas perdagangan sekaligus investasi.

Selain itu, APEC juga bisa memperkuat pertumbuhan ekonomi hingga melakukan kerjasama regional.

Sedangkan tema yang ditentukan di APEC, Thailand ini adalah rehabilitasi ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan, Jokowi akan melaksanakan beberapa pertemuan bilateral selama berada di Bangkok.

Pertemuan itu akan digelar bersama beberapa negara yang sebelumnya belum bisa mengikuti pertemuan bilateral bersama ketika gelaran KTT G20.

“Karena sebagian dari pemimpin itu juga akan terbang menuju Bangkok untuk KTT APEC,” kata Retno.

Artikel Terbaru

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...

IHSG Anjlok Lagi di Awal Pekan, BEI Pangkas Batas ARB Jadi 7 Persen Imbas Ancaman MSCI

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali diguncang tekanan berat pada perdagangan Senin...

artikel yang mirip

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...