HomeUncategorizedKartu Prakerja 2023 Gelombang 48 Dibuka, Ini Keuntungan dan Cara Daftarnya

Kartu Prakerja 2023 Gelombang 48 Dibuka, Ini Keuntungan dan Cara Daftarnya

Published on

spot_img

 552 total views

INN NEWS – Kartu prakerja 2023 sebagai program pengembangan kompetensi yang digulirkan pemerintah telah dibuka. Program ini diperuntukkan tidak hanya bagi para pencari kerja seperti fresh graduate, tetapi juga bagi pelaku UMKM dan karyawan terdampak PHK.

Pasalnya, program yang sudah diluncurkan sejak April 2020, menawarkan peningkatan keterampilan sekaligus biaya insentif bagi peserta.

Mengenai pembukaan gelombang 48 kartu prakerja telah disampaikan pada Jumat 17 Februari lalu. Kuota yang dibuka mencapai 10 ribu peserta. Kuota ini bakal naik bertahap diiringi jumlah lembaga pelatihan yang ikut bergabung di ekosistem Prakerja.

Cara Daftar Prakerja 2023

Setiap Warga Negara Indonesia (WNI) dapat mengajukan permohonan pendaftaran. Adapun tata cara daftar Prakerja 2023 adalah sebagai berikut.

1. Pergi ke laman https://dashboard.prakerja.go.id/daftar.

2. Isi data diri, seperti alamat email, NIK (Nomor Induk Kependudukan) dari e-KTP, nomor Kartu Keluarga (KK), foto atau hasil pemindaian (scan) KTP, dan nomor HP aktif. Apabila Anda telah memiliki akun, tetapi belum pernah lolos. Maka bisa langsung login, lalu melengkapi biodata diri kembali sesuai instruksi.

3. Klik tautan verifikasi yang dikirimkan melalui email.

4. Login memakai email dan kata sandi (password).

5. Cara daftar Prakerja 2023 berikutnya dengan mengisi semua soal uji kemampuan dasar.

6. Tekan ‘Gabung Gelombang’ untuk penerimaan Gelombang 48 Prakerja 2023.

7. Tunggu proses evaluasi dan Anda akan menerima pengumuman kelulusan.

Berapa Uang Insentif Prakerja 2023?

Seperti diketahui, program Prakerja 2023 tak lagi menerapkan sistem bantuan sosial atau bansos. Artinya, Prakerja akan kembali menggunakan skema normal sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 113 Tahun 2022.

Penerima manfaat bansos yang terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH), Penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), dan terakhir bantuan subsidi upah (BSU) tak lagi ditolak atau didiskualifikasi untuk mendaftar kartu Prakerja gelombang 48 sampai periode seterusnya.

Biaya pelaksanaan program kartu prakerja 2023 senilai Rp 4,2 juta per peserta. Dengan rincian berupa biaya pelatihan Rp 3,5 juta, insentif pascapelatihan sebesar Rp 600 ribu, dan diberikan Rp 100 ribu sebanyak dua kali untuk pengisian survei. Pelatihan tidak hanya berorientasi kepada kegiatan virtual, tetapi juga tatap muka (offline) dan gabungan keduanya (hybrid).

Sumber: Tempo

 

Artikel Terbaru

AI Forward Deployed Engineer: Profesi Baru yang Muncul di Era Kecerdasan Buatan

INNNEWS– Perkembangan kecerdasan buatan (AI) tidak hanya mengubah cara perusahaan bekerja, tetapi juga melahirkan...

Seminar Kebangsaan Rumah Belajar Pancasila Dorong Nilai Gotong Royong dan Toleransi di Masyarakat

INNNEWS – Rumah Belajar Pancasila menyelenggarakan Seminar Kebangsaan bertema “Membangun Masyarakat Keluarga Pancasila” di Pendopo...

Di Depan Macron, Prabowo Instruksikan Sekolah di RI Ajarkan Bahasa Prancis

INNNEWS-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rencana penguatan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan...

Kisah Lansia Asal Surakarta Bertahan Hidup dengan Jual Bunga dan Bersihkan Makam

INNNEWS-Seorang lansia asal Surakarta, Jawa Tengah, menjadi perhatian warga setelah kisah perjuangannya bertahan hidup...

artikel yang mirip

AI Forward Deployed Engineer: Profesi Baru yang Muncul di Era Kecerdasan Buatan

INNNEWS– Perkembangan kecerdasan buatan (AI) tidak hanya mengubah cara perusahaan bekerja, tetapi juga melahirkan...

Seminar Kebangsaan Rumah Belajar Pancasila Dorong Nilai Gotong Royong dan Toleransi di Masyarakat

INNNEWS – Rumah Belajar Pancasila menyelenggarakan Seminar Kebangsaan bertema “Membangun Masyarakat Keluarga Pancasila” di Pendopo...

Di Depan Macron, Prabowo Instruksikan Sekolah di RI Ajarkan Bahasa Prancis

INNNEWS-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rencana penguatan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan...