HomeHeadlineTak Ada Larangan Menteri Nyaleg, Tapi Kalau Kerjaan Terganggu Siap Diganti

Tak Ada Larangan Menteri Nyaleg, Tapi Kalau Kerjaan Terganggu Siap Diganti

Published on

spot_img

 830 total views

INN NEWS – Presiden Joko Widodo mewanti-wanti para menteri di kabinetnya yang memutuskan untuk maju menjadi calon legislatif di Pemilu 2024.

Meski tak ikut campur dengan pencalonan para menterinya, Jokowi mengancam bakal mengganti siapapun menterinya yang maju nyaleg tapi kerja-kerja keseharian terganggu.

Hal itu disampaikan Jokowi usai menghadiri puncak Musra di Istora, Senayan, Jakarta, Minggu, 14 Mei 2023.

Diketahui menteri Jokowi yang maju nyaleg berasal dari partai besar.

“Kalau memang mengganggu kerjanya terganggu, ya ganti bisa,” tegas Jokowi.

Baca juga: Jokowi Sedang ‘Dipangku’ Lawan Politiknya?

Meski mengaku tak akan melarang menterinya untuk maju dalam Pileg 2024 mendatang. Namun, dia mengingatkan agar niat maju tersebut tak mengganggu kerja-kerja keseharian mereka.

Jokowi akan terus melakukan evaluasi terhadap menterinya menjelang Pemilu 2024. Jika niat menteri untuk maju justru mengganggu, Jokowi mengancam bakal melakukan reshuffle.

“Yang harus kita tahu, secara aturan memang diperbolehkan. Kalau dari saya yang penting tidak mengganggu tugas-tugas keseharian,” katanya.

Beberapa menteri yang akan nyaleg pada 2024 adalah Menkumham Yasonna Laoly dari PDIP, Menaker Ida Fauziyah dari PKB, Mendag Zulkifli Hasan dari PAN, Wakil Menteri Parekraf Angela Tanoesoedibjo dari Perindo, dan Wamenaker Afriansyah Ferry Noor dari PBB, hingga Mendes Abdul Halim Iskandar,

 

Artikel Terbaru

Rekayasa Data Kemiskinan: Ketika Angka Menjadi Ilusi Birokrasi

Di era pemerintahan berbasis data, angka sering kali menjadi tolok ukur utama keberhasilan. Tingkat...

Night Market Ngarsopuro dan SOLO IS SOLO Semarakkan Koridor Gatot Subroto

INNNEWS – Koridor Gatot Subroto kembali menjadi pusat keramaian warga dan wisatawan melalui digelarnya...

Jazz Triwindu Meriahkan Malam di Depan Pasar Antik Triwindu Solo

INNNEWS – Pertunjukan Jazz Triwindu kembali digelar di depan Pasar Antik Triwindu, Solo, pada...

Korban Banjir Bandang Nepal-Tibet Hampir 800 Jiwa

INNNEWS– Jumlah korban tewas akibat banjir bandang yang melanda Nepal dan wilayah Tibet di...

artikel yang mirip

Rekayasa Data Kemiskinan: Ketika Angka Menjadi Ilusi Birokrasi

Di era pemerintahan berbasis data, angka sering kali menjadi tolok ukur utama keberhasilan. Tingkat...

Night Market Ngarsopuro dan SOLO IS SOLO Semarakkan Koridor Gatot Subroto

INNNEWS – Koridor Gatot Subroto kembali menjadi pusat keramaian warga dan wisatawan melalui digelarnya...

Jazz Triwindu Meriahkan Malam di Depan Pasar Antik Triwindu Solo

INNNEWS – Pertunjukan Jazz Triwindu kembali digelar di depan Pasar Antik Triwindu, Solo, pada...