HomeHeadlineTak Ada Larangan Menteri Nyaleg, Tapi Kalau Kerjaan Terganggu Siap Diganti

Tak Ada Larangan Menteri Nyaleg, Tapi Kalau Kerjaan Terganggu Siap Diganti

Published on

spot_img

 708 total views

INN NEWS – Presiden Joko Widodo mewanti-wanti para menteri di kabinetnya yang memutuskan untuk maju menjadi calon legislatif di Pemilu 2024.

Meski tak ikut campur dengan pencalonan para menterinya, Jokowi mengancam bakal mengganti siapapun menterinya yang maju nyaleg tapi kerja-kerja keseharian terganggu.

Hal itu disampaikan Jokowi usai menghadiri puncak Musra di Istora, Senayan, Jakarta, Minggu, 14 Mei 2023.

Diketahui menteri Jokowi yang maju nyaleg berasal dari partai besar.

“Kalau memang mengganggu kerjanya terganggu, ya ganti bisa,” tegas Jokowi.

Baca juga: Jokowi Sedang ‘Dipangku’ Lawan Politiknya?

Meski mengaku tak akan melarang menterinya untuk maju dalam Pileg 2024 mendatang. Namun, dia mengingatkan agar niat maju tersebut tak mengganggu kerja-kerja keseharian mereka.

Jokowi akan terus melakukan evaluasi terhadap menterinya menjelang Pemilu 2024. Jika niat menteri untuk maju justru mengganggu, Jokowi mengancam bakal melakukan reshuffle.

“Yang harus kita tahu, secara aturan memang diperbolehkan. Kalau dari saya yang penting tidak mengganggu tugas-tugas keseharian,” katanya.

Beberapa menteri yang akan nyaleg pada 2024 adalah Menkumham Yasonna Laoly dari PDIP, Menaker Ida Fauziyah dari PKB, Mendag Zulkifli Hasan dari PAN, Wakil Menteri Parekraf Angela Tanoesoedibjo dari Perindo, dan Wamenaker Afriansyah Ferry Noor dari PBB, hingga Mendes Abdul Halim Iskandar,

 

Artikel Terbaru

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....

3 Terdakwa Korupsi Chromebook Dituntut 6–15 Tahun Penjara, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek Terberat

INNNEWS – Tiga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan,...

artikel yang mirip

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....