HomeHeadlineEkonomi Jateng Tumbuh Positif pada Triwulan 1 2023, Lampaui Nasional

Ekonomi Jateng Tumbuh Positif pada Triwulan 1 2023, Lampaui Nasional

Published on

spot_img

 821 total views

SEMARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatat ekonomi Jateng tumbuh positif pada triwulan I 2023, sebesar 5,04 persen secara Year on Year (Y-o-Y).

BPS Jateng mengungkapkan, tumbuhnya perekonomian secara positif itu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tumbuh 5,03 persen YoY dan empat provinsi besar di pulau Jawa.

Kepala BPS Jateng, Dadang Hardiwan baru-baru ini mengatakan, meskipun tidak lebih tinggi bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, namun angka ini perlu diapresiasi.

Angka pertumbuhan lima persen ini patut diapresiasi di tengah ketidakpastian global,” ujar Dadang.

Sejumlah Peristiwa Berpengaruh Pada Kondisi Ini

1. Panen raya padi yang mencapai puncak pada Maret 2023. Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung padi mengalami peningkatan produksi beras sebesar 216, 60 persen secara q to q (dibanding triwulan sebelumnya), dan meningkat 5,24 persen dibanding tahun sebelumnya.

2. Jumlah kendaraan baru yang diperdagangkan di level retail, yang meningkat 13,69 persen dibanding triwulan I 2022. Jumlah penumpang moda transportasi yang naik, dan peningkatan hunian kamar yang meningkat 9,76 persen.

3. Momen Ramadan juga ikut mengerek peningkatan konsumsi masyarakat. Yang meliputi makanan, minuman, transportasi, hotel, dan restoran. Selain itu,terjadi peningkatan konsumsi pemerintah yang didukung oleh peningkatan belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta belanja sosial.

Baca juga: Qatar-Jawa Tengah Prepare Sejumlah Kerja Sama dan Investasi

Lanjut Dadang, Jateng menjadi wilayah kedua, dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik pada triwulan I 2023. Ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta tumbuh 5,31 persen secara YoY, disusul Jateng dengan 5,04 persen YoY, Jawa Barat 5,00 persen YoY, Jatim dan DKI Jakarta 4,95 persen YoY, serta Banten 4,68 persen YoY.

“Kalau kita bandingkan dengan provinsi besar di Jawa, Jabar Jatim, tercatat pertumbuhan ekonomi di Jateng yang tumbuh 5,04 persen, lebih tinggi dibandingkan Jabar 5 persen, Jatim 4,95 persen serta lebih tinggi dengan ekonomi nasional yang tumbuh 5,03 persen,” paparnya.

Pertumbuhan perekonomian Jateng menurutnya juga disokong beberapa hal. Di antaranya, dipengaruhi belanja modal APBN yang tumbuh sebesar 29,51 persen.

Dia menambahkan, dalam kontribusi pertumbuhan ekonomi nasional, Jateng menjadi provinsi terbesar keempat dengan menyumbang 14,54 persen.

Artikel Terbaru

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

artikel yang mirip

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...