HomeUncategorizedPenyebar Tabloid Anies di Malang Ternyata Relawannya, Dikirim dari Jakarta, Menyelundup ke...

Penyebar Tabloid Anies di Malang Ternyata Relawannya, Dikirim dari Jakarta, Menyelundup ke Masjid

Published on

spot_img

 725 total views

INN NEWS – Terungkap sudah penyebar tabloid berisi kisah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Malang yang menyelundup ke masjid.

Tabloid berisi prestasi Anies itu ternyata dibagikan oleh relawan Anies.

Ketua Relawan Anies P-24 Kota Malang, Joemawan Muhammad mengaku pihaknya adalah penyebar tabloid itu.

“Yang menyebarkan tabloid itu memang kami. Artinya, menyebarkan tabloid itu di Kota Malang,” kata Joemawan, seperti diberitakan detikJatim, Sabtu (24/9/2022).

Dia mengklaim, pihaknya menerima 3.000 eksemplar tabloid dari Jakarta yang kemudian disebar ke sejumlah ruang publik.

“Kami sudah sebarkan sekitar 2.800-an (tabloid) dan hampir habis. Sekarang tinggal 200-an saja,” ungkapnya.

Joemawan mengatakan, Relawan Anies P-24 sudah mendapat persetujuan dari Ketua Relawan Anies P-24, Gunaris di tingkat pusat.

“Di Jatim kita sudah ada DPD juga, tinggal beberapa saja (yang belum terbentuk),” katanya.

Baca juga: #bapakpolitikidentitas Trending di Twitter, Warganet: Cara Lama Digunakan Kembali: Masjid

Diberitakan sebelumnya, Tabloid KBAnewspaper itu berisi 12 halaman dengan edisi cetak 28 Februari 2022. Ada foto Anies Baswedan di cover tabloid dengan tajuk ‘MENGAPA HARUS ANIES?’

Semua konten tabloid itu mengulas soal Anies Baswedan. Tampak nama Ramadhan Pohan sebagai founder/CEO pada boks redaksi. Tapi tak ada alamat jelas kantor tabloid tersebut.

“Kami tidak tahu semua itu. Saya kan sedang kerja ya. Yang menyebarkan itu juga siapa kami tidak tahu,” jelas Ketua Takmir Masjid Al Amin, Sugeng Riyadi.

Wali Kota Malang Sutiaji pun geram karena beredarnya tabloid berisi foto dan kisah Anies tersebut. Pemkot Malang pun akan mengeluarkan edaran untuk Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang agar kejadian serupa tak terulang kembali.

“Jangan membawa dan menarik-narik urusan berbau politik ke tempat ibadah. Walaupun domainnya itu domainnya ibadah masing-masing,” kata Sutiaji.

Tabloid berisikan kisah Anies itu juga beredar di pasar tradisional, Kota Malang. Beberapa pedagang mengaku ada seorang pria yang membagikan tabloid KBAnewspaper berisi 12 halaman dengan edisi cetak 28 Februari 2022.

Siapa yang menyebar tabloid itu awalnya menjadi misteri. Konfederasi Relawan Anies (KoReAn) meyakini penyebaran tabloid itu tak dikoordinir oleh Anies. KoReAn pun menyayangkan tabloid itu beredar di masjid.

Artikel Terbaru

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...

IHSG Anjlok Lagi di Awal Pekan, BEI Pangkas Batas ARB Jadi 7 Persen Imbas Ancaman MSCI

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali diguncang tekanan berat pada perdagangan Senin...

artikel yang mirip

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...