HomeUncategorizedAmbil Alih Parlemen AS, Partai Republik Akan Selidiki Bisnis Joe Biden dan...

Ambil Alih Parlemen AS, Partai Republik Akan Selidiki Bisnis Joe Biden dan Keluarga 

Published on

spot_img

 757 total views

INN NEWS – Partai Republik telah menang dalam kontestasi pemilu Sela dan menguasai kursi DPR Amerika Serikat. Selain itu, kemenangan di kursi DPR tersebut membuat Partai Republik menyatakan untuk menyelidiki urusan bisnis Presiden Joe Biden beserta keluarganya.

Partai Republik kini fokus untuk melihat dan menyelidiki urusan bisnis Joe Biden beserta keluarganya sebagai satu prioritas utama setelah mengambil alih kekuasan DPR di tahun depan.

Sedangkan Anggota DPR, Partai Republik James Comer sekaligus yang diharapkan bisa memimpin Komite Pengawasan dan Reformasi DPR menjelaskan ke wartawan.

Cormer menyebutkan akan mulai menyelidiki laporan bank hingga klaim dari pelapor anonim yang menyebutkan koneksi antara Biden dan aktivitas bisnis putranya, Hunter Biden.

“Saya ingin memperjelas, ini adalah penyelidikan terhadap Joe Biden. Disitulah komite pada Kongres berikutnya akan berfokus,” mengutip pernyataan Comer ke wartawan pada Kamis 17 November 2022.

“komite ini akan mengevaluasi status hubungan Joe Biden dengan mitra luar negeri keluarganya dan apakah dia seorang presiden yang berkompromi atau dipengaruhi oleh dolar dan asing,” kata comer.

Comer menambahkan, pihak komite sudah mendapat dua laporan aktivitas mencurigakan yang sudah diajukan di bank besar.

Baca juga: Republik Menang Pemilu Sela, Nancy Pelosi Undur Diri dari Ketua DPR AS

Diberitakan sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat, Nancy Pelosi memutuskan untuk mundur dari pimpinan DPR.

Keputusan dari Nancy Pelosi tersebut resmi dinyatakan setelah Partai Republik berhasil menang di Pemilu Sela AS.

Secara mengejutkan, Nancy juga membuat pernyataan bahwa tidak ingin kembali ke pemilihan Kongres di tahun berikutnya.

“Bagi saya waktunya telah tiba bagi generasi baru untuk memimpin kaukus Demokrat yang sangat saya hormati,” kata Pelosi.

Sebagai catatan bahwa Partai Republik mampu merebut kursi mayoritas di DPR satu hari sebelum mantan Presiden Donald Trump memutuskan untuk kembali mencalonkan diri sebagai Presiden di tahun 2024 mendatang.

Hasil kemenangan partai Republik di kursi DPR membuat jabatan Nancy akan digantikan oleh Kevin McCarthy sebagai pemimpin minoritas Republik.

Artikel Terbaru

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...

IHSG Anjlok Lagi di Awal Pekan, BEI Pangkas Batas ARB Jadi 7 Persen Imbas Ancaman MSCI

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali diguncang tekanan berat pada perdagangan Senin...

artikel yang mirip

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...