717 total views
JAKARTA – Didatangi banyak partai politik (Parpol), Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan agar tak melakukan kampanye di tempat ibadah apalagi menistakan agama lain.
“Tapi kita sampaikan rambu-rambunya, jangan kampanye di masjid, jangan jelek-jelekin yang lain, jangan menistakan agama yang lain, junjung tinggi etika berpolitik,” kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah, Cholil Nafis di Novotel Cikini, Jakarta Pusat, Kamis 2 Februari 2023.
Sebelumnya Cholil mengaku banyak partai politik (Parpol) yang mendatanginya menjelang Pemilu 2024.
Baca juga: Lagi! Jokowi Ingatkan Jangan Ada Politisasi Agama, Pemilu Bisa Sejuk
“Mulai awal itu MUI selalu didatangi oleh seluruh partai dan seluruh partai kita terima. Seluruh partai itu datang, bahkan yang mau bikin partai pun datang ke MUI dan kami sebagai rumah umat ya kami terima semuanya,” kata Cholil.
Meski demikian, Cholil membeberkan parpol apa saja yang mendatanginya. Ia hanya mengaku memiliki kedekatan dengan parpol-parpol tersebut. Bahkan, dengan para pejabatnya sekalipun.
“Ya semua dekat dengan kita, partai dekat, pejabat dekat namanya MUI kan juga melaksanakan dakwah menyampaikan yang baik. Kalau tidak dekat kan gimana kan teriak-teriak, kalau dekat kan tinggal bisik-bisik,” ujarnya.
Dia pun mendukung parpol-parpol tersebut melenggang ke kontestasi politik pada 2024 mendatang. Menurutnya, keinginan para kader parpol dalam menyalonkan diri di Pemilu 2024 murni untuk membangun bangsa.
“Dan kami doakan semuanya, semua partai kami doakan, orang yang nyalon kita doakan tidak ada yang buruk semua ingin membangun bangsa kok,” pungkasnya.


