HomeUncategorizedKPU Pastikan Tidak Ada Penundaan Pemilu di 2024, Jokowi Jadi Alasan 

KPU Pastikan Tidak Ada Penundaan Pemilu di 2024, Jokowi Jadi Alasan 

Published on

spot_img

 855 total views

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan tidak ada penundaan Pemilihan Umum atau Pemilu di tahun 2024. KPU menegaskan, Pemilu serentak tetap digelar di tahun mendatang lantaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sudah resmi terdaftar sebagai pemilih.

Hal itu ditegaskan Ketua KPU Hasyim Asy’ari di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 14 Maret 2023.

Kata Hasyim, dia sendiri telah menyaksikan proses pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih yang dilakukan KPU DKI Jakarta terhadap Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta.

“Ini menunjukkan simbol bahwa Pemilu 2024 tetap berjalan sesuai agenda dan ini rangkaian dari tahapan pemilu di antaranya pemutakhiran data pemilih,” kata Hasyim.

Sementara itu, Komisioner KPU Betty Idroos memastikan Pemilu Serentak 2024 digelar sesuai jadwal.

Hal itu lantaran semua proses persiapan tetap berjalan meski ada putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tentang penundaan pemilu.

Betty berkata KPU melanjutkan tahapan pemilu sembari banding di pengadilan. KPU telah menyerahkan memori banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. “Tinggal nunggu putusan. Doakan ya,” ujarnya.

Dia berkata Jokowi belum berpesan apa pun mengenai tahapan pemilu. Namun, KPU memastikan pemilu tetap berjalan sesuai perundang-undangan.

“Keep fighting lah ya. Pak Presiden sih belum ketemu, belum ada pembicaraan itu. Tetap on going semua tahapan. Mudah-mudahan, doain ya,” ujarnya.

Sebelumnya, KPU mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tentang penundaan pemilu. Dalam putusan, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memerintahkan KPU untuk mengulang tahapan pemilu dari awal.

 

 

Artikel Terbaru

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....

3 Terdakwa Korupsi Chromebook Dituntut 6–15 Tahun Penjara, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek Terberat

INNNEWS – Tiga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan,...

artikel yang mirip

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....