585 total views
INN NEWS – Ganjar Pranowo, Bakal calon presiden (bacapres) PDI Perjuangan (PDIP) telah tiba di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pukul 08.20 lebih melalui jalur Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Ganjar yang juga Gubernur Tengah itu datang ke Makasar memenuhi undangan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Asosiasi Pemerintah Kota Se-Indonesia (Apeksi).
Dalam Rakernas yang dihadiri seluruh wali kota se-Indonesia itu, Ganjar akan beradu ide dengan bacapres lainnya, yakni Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.
Tibanya Ganjar disambut sejumlah relawan yang sudah menunggu sejak pagi. Setelah keluar pintu kedatangan, Ganjar mengambil waktu untuk menyapa warga dan para relawan.
Mereka tampak antusias berswafoto dengan politisi PDI Perjuangan itu.
Saat keluar dari pintu kedatangan, Ganjar menyempatkan menyapa warga dan relawan. Sejumlah warga tampak mengabadikan momen kedatangan Ganjar lewat ponsel.
Kedatangan relawan itu diketahui atas koordinasi pengurus partai. Pengurus PDIP tingkat DPD dan DPC juga hadir mengawal kunjungan Ganjar di lokasi.
Baca juga: Seru! Ganjar, Prabowo, dan Anies Diundang Diskusi Bersama Wali Kota Seluruh Indonesia
Diberitakan sebelumnya, kehadiran 3 bacapres itu telah diinformasikan oleh Ketua Dewan Pengurus Apeksi Bima Arya Sugiarto.
“Insyaallah besok (hari ini) akan hadir tiga sosok pemimpin nasional, ada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, ada Gubernur Jawa Tengah, Mas Ganjar Pranowo dan masih menunggu konfirmasi,” ujar Bima, Rabu (17/7)
Dia menambahkan, ketiga capres tersebut juga akan mendengar gagasan dari 85 wali kota se-Indonesia yang hadir. Hal ini mengingat ada 3 gagasan utama yang dibahas para wali kota dalam Rakernas Apeksi XVI di Makassar.
Salah satu gagasan yang mengemuka terkait konsistensi Apeksi untuk mengawal otonomi daerah, dimana ada beberapa aspirasi wali kota yang ingin mereformasi sistem pendidikan. Hal itu lebih kepada kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah.
“Evaluasi mendasar tentang sistem zonasi, kemudian penganggaran, pending yang harus dihitung lagi karena membebani daerah dan hal-hal lain,” jelasnya.
Rakernas di Makassar juga akan membahas kesiapan Pemerintah Kota dalam menghadapi tahun politik.
Bima menegaskan pihaknya tidak ingin agenda pembangunan kota terhenti atau terhambat karena tahun politik.
“Kita fokus di tahun politik ini jangan sampai pembangunan terhenti, perencanaan harus terus berlanjut. Maka kita melakukan konsolidasi, walaupun ada penjabat wali kota, walaupun ada tahun politik, tapi pembangunan harus terus lanjut,” pungkasnya.


