HomeGaya HidupPBB Belum Tunjukan Peran, Ganjar: Indonesia Harus Inisiatif untuk Perdamaian Palestina-Israel  

PBB Belum Tunjukan Peran, Ganjar: Indonesia Harus Inisiatif untuk Perdamaian Palestina-Israel  

Published on

spot_img

 754 total views

JAKARTA – Calon presiden (Capres) 2024 Ganjar Pranowo mengatakan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak mempunyai kekuatan untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel.

Untuk itu, Indonesia harus secara tegas mengambil sikap dan inisiatif untuk mewujudkan perdamaian.

“Kalau melihat peran PBB tidak bisa berbuat apa-apa, dewan keamanan juga sama. Maka perlu inisiatif-inisiatif yang kita lakukan,” ujar Ganjar saat menjadi pembicara di acara Centre for Strategic and International Studies (CSIS) bertajuk Pidato Calon Presiden Republik Indonesia : Arah dan Strategi Politik Luar Negeri, Selasa (7/11/2023).

Ganjar menjelaskan, inisiatif itu bisa dilakukan melalui lobi-lobi politik internasional dengan banyak negara. Baginya, perang harus dihentikan karena merugikan warga sipil.

“Inisiatif menjadi penting untuk kita bicara. Dalam konteks itu seperti yang terjadi dalam relasi politik. Kita akan melobi banyak negara untuk membicarakan bahwa itu penting dan jangan dibiarkan, karena perang konflik itu yang rugi adalah orang-orang sipil. Mereka menjadi korban tidak ada orang yang perhatian,” imbuhnya.

Konflik Palestina-Israel lanjut Ganjar sudah menjadi tontonan seluruh dunia, sehingga ia mendesak Dewan Keamanan PBB segera mengambil sikap.

Baca juga: Konflik Israel-Palestina, Ganjar: Indonesia Harus Jadi Inisiator Perdamaian

“Tapi PBB harus mengambil sikap itu. Maka dimana peran negara, negara harus aktif. Duta besar kami di beberapa negara atau menteri luar negeri bisa kita minta untuk melobi satu per satu negara untuk menunjukkan apa sebenarnya yang terjadi,” terangnya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu juga menyinggung bahwa Indonesia pernah menjadi ketua G20 sehingga sangat bisa mengambil tindakan dan peran dalam upaya penyelesaian konflik di Gaza.

“Dan kita bisa mengambil inisiatif itu. Indonesia umpama kita bicara G20 keketuaan pada saat itu kenapa kita tidak melakukan sebuah komunikasi sekalian, untuk membicarakan problem yang harus diselesaikan ketika kita dipercaya menjadi pimpinan di situ. Dan, saya kira inilah yang dikatakan sebagai keaktifan dari politik luar negeri kita untuk mengambil inisiatif itu,” ucapnya.

Ganjar mengatakan, ketika proses perdamaian yang ditawarkan oleh banyak negara gagal, maka Indonesia harus segera mengambil inisiatif. Dengan cara melakukan lobi secara terus-menerus dan tekun.

“Perang dan konflik hanya menimbulkan korban. Berikutnya menimbulkan kemarahan dan dendam yang tak berkesudahan. Padahal kita ingin dunia kita bebas dan saling menghormati. Maka beberapa penyelesaian harus melibatkan dua negara yang berkonflik,” tandasnya.

Artikel Terbaru

Siswi Homeschooling Raih “Project Terfavorit” di Inovation Fest

Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh Jocelin, siswi Homeschooling dari Sekolah Nusantara Baru, yang meraih penghargaan Project Terfavorit dalam ajang Innovation Fest yang diselenggarakan oleh Sekolah Programming Indonesia. Gadis yang akrab disapa Celin itu memenangkan penghargaan melalui program aplikasinya yang berfungsi untuk menghitung jumlah bakpao yang terjual pada usaha keluarga.

Tarik Ulur Status Bencana Aceh–Sumatra

INNNEWS- Gelombang banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat...

Banjir Melanda 16 Kecamatan di Aceh Tenggara: 95 Desa Terendam, 3.959 Jiwa Terdampak

INNNEWS – Hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur sejumlah kawasan di...

Banjir dan Longsor Tapanuli Raya: Korban Tewas Capai 19-24 Orang, Akses Jalan Putus Total

INNNEWS-Banjir bandang dan tanah longsor menghantam keras wilayah Tapanuli Raya, Sumatera Utara, sejak 22-25...

artikel yang mirip

Siswi Homeschooling Raih “Project Terfavorit” di Inovation Fest

Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh Jocelin, siswi Homeschooling dari Sekolah Nusantara Baru, yang meraih penghargaan Project Terfavorit dalam ajang Innovation Fest yang diselenggarakan oleh Sekolah Programming Indonesia. Gadis yang akrab disapa Celin itu memenangkan penghargaan melalui program aplikasinya yang berfungsi untuk menghitung jumlah bakpao yang terjual pada usaha keluarga.

Tarik Ulur Status Bencana Aceh–Sumatra

INNNEWS- Gelombang banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat...

Banjir Melanda 16 Kecamatan di Aceh Tenggara: 95 Desa Terendam, 3.959 Jiwa Terdampak

INNNEWS – Hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur sejumlah kawasan di...