HomeTrendingWaduh, Politisi Gerindra Ancam Jurnalis Saat Ungkit Dukungan Perangkat Desa ke Prabowo-Gibran 

Waduh, Politisi Gerindra Ancam Jurnalis Saat Ungkit Dukungan Perangkat Desa ke Prabowo-Gibran 

Published on

spot_img

 554 total views

INN NEWS – Viral di media sosial X dan TikTok potongan video politisi Partai Gerindra Habiburokhman dengan nada ancaman mau melaporkan jurnalis CNN Indonesia, Rivana Pratiwi ke dewan pers usai menyinggung dukungan organisasi perangkat desa untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Ancaman itu dilayangkan Habiburokhman dalam sebuah dialog di program Political Show ‘Saling Tuding Main Curang di Pemilu 2024’ yang disiarkan di YouTube CNN Indonesia, dilihat Rabu, 22 November 2023.

Habiburohkman hadir dalam program tersebut bersama tim hukum dari Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Ronny Talapessy dan sejumlah tokoh politik lainnya.

Mulanya Rivana menyinggung acara deklarasi dukungan perangkat desa seluruh Indonesia kepada pasangan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka Senin (20/11).

Mendengar hal tersebut Wakil Ketua Komisi 3 DPR RI itu lantas membantah.

Menurutnya tidak ada deklarasi dukungan. Prabowo-Gibran datang ke acara itu karena diundang untuk mendengar aspirasi yang disampaikan para perangkat desa.

Habiburokhman seolah mengancam Rivana untuk mencabut pernyataannya. Bila tidak, dia akan melaporkannya ke Dewan Pers.

Namun saat didesak Rivana soal apa aspirasi yang diserap Prabowo-Gibran di acara itu, Habiburokhman mengaku tidak tahu.

“Nggak ada, mana ada deklarasi dukungan. Nggak ada lah. Orang diundang untuk menyampaikan aspirasinya,” kata Habiburokhman.

Sempat menjawab tidak tahu apa aspirasi yang diterima Prabowo-Gibran, Habiburokhman kemudian menjelaskan bahwa banyak aspirasi yang didapat dari para perangkat desa dalam acara tersebut. Termasuk bagaimana pembangunan desa ke depan.

“Tetapi Anda harus ralat Nana, Anda dengan lantang tadi mengatakan bahwa adanya dukungan. Itu saya pastikan tidak ada. Nanti dicek. Kalau enggak saya laporkan Anda ke Dewan Pers,” kata Habiburokhman mengancam.

Bukannya gentar, Rivana justru mempersilakan Habiburokhman melaporkannya. “Ok silahkan. Gak masalah, ok,” sambung Rihana meresponi Habiburokhman.

Hingga kini Redaksi masih menunggu tindak lanjut dari keinginan Habiburohkman untuk melaporkan Rivana ke dewan pers. Sebab Rivana sendiri telah mempersilakannya untuk melapor.

Artikel Terbaru

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.

Sepekan Ini Ramai Anak Bunuh Orang Tua, Ada yang Nikam Pakai Garpu Tanah

Sepekan ini berturut-turut kejadian anak bunuh orang tua yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

artikel yang mirip

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.