HomeTrendingAMPB Siapkan Demo di Depan DPR RI 27 Agustus, Desak Sahkan RUU...

AMPB Siapkan Demo di Depan DPR RI 27 Agustus, Desak Sahkan RUU Perampasan Aset dan Hukum Mati Koruptor

Published on

spot_img

 171 total views

INNNEWS – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) merencanakan aksi unjuk rasa besar di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Aksi ini menjadi puncak dari rangkaian konsolidasi yang sudah digelar sejak minggu lalu.

Tim pendahulu sebanyak 12 aktivis AMPB berangkat dari Alun-alun Pati, Jawa Tengah, pada Kamis (20/8/2026) menggunakan dua kendaraan. Mereka membawa logistik mandiri berupa beras, mi instan, dan air mineral. Rombongan tiba di Jakarta dan langsung melakukan konsolidasi dengan koalisi Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB).

Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok, menegaskan dua tuntutan utama yang akan disuarakan:

  1. Segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset untuk memperkuat pemberantasan korupsi.
  2. Menerapkan hukuman mati bagi pelaku korupsi.

“Saya imbau kepada masyarakat, rakyat seluruh Indonesia untuk hadir di aksi 27 Agustus di DPR RI. Kita menuntut pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset koruptor dan hukum mati koruptor,” ujar Botok.

Demo Harian dan Persiapan Massa

Sejak Jumat (21/8/2026), AMPB sudah mulai menggelar aksi harian di depan Gedung DPR RI. Mereka sempat mendirikan posko di lokasi, namun kemudian memindahkannya ke kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) untuk menghindari potensi gesekan.

Aksi harian berlangsung pukul 08.00 hingga 17.00 atau 18.00 WIB. Massa warga Pati dijadwalkan menyusul ke Jakarta pada Rabu, 26 Agustus 2026, sehari aksi puncak keesokan harinya.

AMPB merupakan gerakan warga Pati yang sebelumnya aktif menyuarakan isu lokal, termasuk kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Pati nonaktif Sudewo serta sejumlah persoalan penegakan hukum di daerah. Kini gerakan ini memperluas aspirasinya ke tingkat nasional.

Respons Elemen Lain

Sejumlah kelompok mahasiswa, seperti Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), menyatakan tidak akan ikut serta dalam aksi AMPB. Mereka menekankan pentingnya menjaga stabilitas, ketertiban umum, dan persatuan nasional.

Pihak kepolisian telah menyiapkan pengamanan ketat di kawasan Senayan. Sementara itu, tokoh masyarakat Betawi melalui Bamus Betawi mengimbau peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan menyampaikan aspirasi secara damai.

Hingga Senin (24/8/2026), persiapan AMPB terus berjalan. Mereka mengajak masyarakat dari berbagai daerah bergabung menyuarakan tuntutan pemberantasan korupsi di depan parlemen.

Artikel Terbaru

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Mayoritas Swasta Internasional

INNNEWS – Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program...

Presiden Trump Hadiri Upacara di Pentagon untuk Tandai 25 Tahun Tragedi 9/11

  INNNEWS – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadiri upacara peringatan 25 tahun serangan 11 September...

Hari Radio Nasional Diperingati Hari Ini

  INNNEWS – Hari ini, Jumat 11 September 2026, Indonesia memperingati Hari Radio Nasional. Tanggal ini...

Upacara Peringatan 25 Tahun Serangan 11 September 2001 Berlangsung di World Trade Center, Pentagon, dan Shanksville

INNNEWS – Amerika Serikat memperingati 25 tahun serangan teroris 11 September 2001 pada Jumat,...

artikel yang mirip

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Mayoritas Swasta Internasional

INNNEWS – Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program...

Presiden Trump Hadiri Upacara di Pentagon untuk Tandai 25 Tahun Tragedi 9/11

  INNNEWS – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadiri upacara peringatan 25 tahun serangan 11 September...

Hari Radio Nasional Diperingati Hari Ini

  INNNEWS – Hari ini, Jumat 11 September 2026, Indonesia memperingati Hari Radio Nasional. Tanggal ini...