HomeGaya HidupRobot Humanoid China Pecahkan Rekor Lari 100 Meter Usain Bolt, Catat Waktu...

Robot Humanoid China Pecahkan Rekor Lari 100 Meter Usain Bolt, Catat Waktu 9,39 Detik

Published on

spot_img

 23 total views

INNNEWS– Sebuah robot humanoid asal China berhasil memecahkan rekor dunia lari 100 meter yang dipegang legenda atletik Jamaika Usain Bolt. Robot bernama Tiangong Ultra mencatatkan waktu 9,39 detik dalam babak penyisihan di World Humanoid Robot Games 2026 yang digelar di Beijing, Sabtu (22/8/2026).

Waktu tersebut lebih cepat 0,19 detik dibanding rekor Bolt sebesar 9,58 detik yang dibuat di Kejuaraan Dunia Atletik Berlin 2009. Pencapaian ini menjadi momen bersejarah karena pertama kalinya robot bipedal (berkaki dua) resmi mengungguli rekor sprint manusia.

Keunggulan Dramatis di Lintasan

Tiangong Ultra, yang dikembangkan oleh Beijing Humanoid Robot Innovation Center, awalnya tertinggal di belakang robot pesaing Lightning milik produsen smartphone Honor. Namun di akhir lintasan, Tiangong Ultra berhasil menyalip dan finis pertama.

Lightning finis di posisi kedua dengan waktu 9,47 detik—juga lebih cepat dari rekor Bolt. Sementara robot Unitree Robotics tertinggal jauh dengan waktu 12,41 detik.

Sebelum kompetisi resmi, Lightning sempat mencatatkan waktu uji coba 9,32 detik dengan kecepatan puncak 14,5 meter per detik. Kedua robot ini menunjukkan lompatan besar dibanding edisi perdana tahun lalu, ketika Tiangong Ultra masih membutuhkan 21,50 detik untuk menempuh jarak yang sama.

Ajang Showcase Teknologi China

World Humanoid Robot Games edisi kedua ini diikuti lebih dari 2.000 robot dari ratusan tim. Selain lari 100 meter, ajang ini menampilkan berbagai kompetisi seperti lompat tinggi, sepak bola, tenis meja, hingga tugas industri.

Pada nomor lompat tinggi berdiri, satu robot humanoid bahkan berhasil mencapai 2,88 meter—melampaui rekor dunia manusia 2,45 meter milik Javier Sotomayor (Kuba, 1993).

Acara yang berlangsung hingga 26 Agustus 2026 ini menjadi ajang pamer kemajuan pesat industri robotika humanoid China di tengah persaingan teknologi global.

Meski menakjubkan, robot-robot tersebut masih menunjukkan keterbatasan. Setelah melewati garis finis dengan kecepatan tinggi, beberapa di antaranya kesulitan berhenti dengan mulus dan menabrak bantalan busa di ujung lintasan.

Pencapaian Tiangong Ultra menandai era baru di mana mesin mulai mengungguli batas fisik manusia dalam olahraga. Para ahli menilai kemajuan ini membuka peluang besar penerapan robot humanoid di bidang industri, logistik, hingga layanan publik.

Artikel Terbaru

Kapal Kargo Berbendera Panama Tenggelam di Teluk Benggala, 22 ABK Masih Dicari

INNNEWS – Sebuah kapal kargo berbendera Panama, MV Ocean Winner, tenggelam di Teluk Benggala...

Menteri PPPA Tekankan Keselamatan Anak Jadi Prioritas di Pengungsian Bencana NTT

INNNEWS – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menekankan bahwa keselamatan,...

Isu Pemblokiran Rekening Donasi AMPB Jelang Demo 27 Agustus di DPR

INNNEWS – Rekening bank milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok,...

AMPB Siapkan Demo di Depan DPR RI 27 Agustus, Desak Sahkan RUU Perampasan Aset dan Hukum Mati Koruptor

INNNEWS – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) merencanakan aksi unjuk rasa besar di depan...

artikel yang mirip

Kapal Kargo Berbendera Panama Tenggelam di Teluk Benggala, 22 ABK Masih Dicari

INNNEWS – Sebuah kapal kargo berbendera Panama, MV Ocean Winner, tenggelam di Teluk Benggala...

Menteri PPPA Tekankan Keselamatan Anak Jadi Prioritas di Pengungsian Bencana NTT

INNNEWS – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menekankan bahwa keselamatan,...

Isu Pemblokiran Rekening Donasi AMPB Jelang Demo 27 Agustus di DPR

INNNEWS – Rekening bank milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok,...