HomeTrendingKemenhan dan TNI Tak Kirim Data untuk Survei Penilaian Integritas Nasional 

Kemenhan dan TNI Tak Kirim Data untuk Survei Penilaian Integritas Nasional 

Published on

spot_img

 1,345 total views

INN NEWS – Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan mengungkapkan, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tak memberikan data pegawai yang semestinya menjadi responden untuk Survei Integritas Nasional (SPI) Tahun 2023.

Hal tersebut diungkapkan langsung Pahala kepada wartawan dalam keterangannya di Gedung Juang KPK, Jumat, 26 Januari 2024.

Diketahui sebelumnya, kedua lembaga ini tidak muncul dalam hasil survei tersebut sehingga dipertanyakan.

 “Untuk Kemenhan nanti kami periksa ya. Seingat saya memang ada beberapa (lembaga) yang tahun lalu ikut, tapi tahun ini tidak kirim data. Dia ikut tapi enggak ngirim data. Ya kan enggak bisa kami sampel random siapa yang mau ditanya,” kata Pahala.

Diterangkan Pahala, lembaga-lembaga yang turut diberi penilaian lewat Indeks SPI itu pun memberikan data yang bervariasi. Ada lembaga yang hanya ingin memberikan data eksternal atau data internal saja, di samping lembaga-lembaga yang secara terbuka memberikan data yang dimilikinya.

“Nanti kami lihat yang Kemenhan, TNI, segala macam, untuk detailnya,” tuturnya.

Sebagai informasi, SPI sendiri berperan untuk mengukur risiko korupsi di suatu lembaga sekaligus langkah untuk memberikan rekomendasi perbaikan sistem pencegat korupsi.

KPK juga mengumumkan bahwa Indeks Integritas Nasional Tahun 2023 memperoleh nilai 70,79.

Angka itu disebut lebih rendah daripada tahun sebelumnya yang mencapai angka 71,94.

 

Artikel Terbaru

Upaya Iptu Juani Aing Bentengi Anak-anak Pesisir Tarakan dari Peredaran Narkoba

INNNEWS – Peredaran narkoba yang kian mengkhawatirkan di wilayah pesisir menjadi perhatian serius aparat kepolisian....

Google Siapkan Dana Rp 2,3 Triliun untuk Kompensasi Jutaan Pengguna Android

INNNEWS – Raksasa teknologi Google dikabarkan akan membagikan dana kompensasi sebesar 2,3 triliun rupiah...

KPK Ungkap Alasan Panggil Staf PBNU Syaiful Bahri dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

INNNEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan pemanggilan seorang staf Pengurus Besar Nahdlatul...

POLISI SITA 56 RIBU IPHONE ILEGAL,NILAINYA CAPAI RP 225 MILIAR

INNNEWS-Jakarta – Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus peredaran ponsel ilegal dalam jumlah besar dengan...

artikel yang mirip

Upaya Iptu Juani Aing Bentengi Anak-anak Pesisir Tarakan dari Peredaran Narkoba

INNNEWS – Peredaran narkoba yang kian mengkhawatirkan di wilayah pesisir menjadi perhatian serius aparat kepolisian....

Google Siapkan Dana Rp 2,3 Triliun untuk Kompensasi Jutaan Pengguna Android

INNNEWS – Raksasa teknologi Google dikabarkan akan membagikan dana kompensasi sebesar 2,3 triliun rupiah...

KPK Ungkap Alasan Panggil Staf PBNU Syaiful Bahri dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

INNNEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan pemanggilan seorang staf Pengurus Besar Nahdlatul...