HomeHeadlinePemerintah Masukan Program Makan Siang Gratis di APBN 2025, 450 Triliun 

Pemerintah Masukan Program Makan Siang Gratis di APBN 2025, 450 Triliun 

Published on

spot_img

 333 total views

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan bahwa program makan siang dan susu gratis akan dimasukkan ke dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025.

Program makan siang dan susu gratis untuk siswa sekolah dan ibu hamil itu merupakan program dari Paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat ini memimpin dalam hasil hitung cepat atau quick count. Namun KPU secara resmi belum mengumumkan siapa pemenang Pilpres 2024.

Airlangga dalam keterangan resminya kepada wartawan diterima INN, Sabtu (24/2/2024) mengungkapkan, Kementerian Keuangan saat ini sedang melakukan pembahasan terkait Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025, sebagai langkah awal dalam perancangan APBN 2025.

“Akan dimasukkan ke dalam KEM-PPKF 2025,” kata Airlangga.

Meskipun demikian, ia tidak ingin memberikan komentar lebih lanjut mengenai program baru ini. Namun, pemerintah akan mengadakan sidang kabinet untuk menyusun KEM PPKF pada pekan depan, yakni pada 26 Februari 2024.

Baca juga:

Siap-siap, Pemkot Solo Mau Pungut Pajak dari Pedagang Bakso, Soto, Tahu Kupat 

Airlangga juga menjelaskan bahwa program makan siang gratis ini akan dilakukan secara bertahap, tidak dengan langsung mengalokasikan anggaran sebesar Rp 450 triliun.

“Anggarannya akan diberikan secara bertahap, nanti hari Senin (penyusunan KEM PPKF) kita akan bahas, ada skala yang jelas,” jelasnya.

 

Artikel Terbaru

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.

Sepekan Ini Ramai Anak Bunuh Orang Tua, Ada yang Nikam Pakai Garpu Tanah

Sepekan ini berturut-turut kejadian anak bunuh orang tua yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

artikel yang mirip

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.