HomeGaya HidupSoundtrack Avatar: The Last Airbender Terinspirasi dari Tari Kecak Bali 

Soundtrack Avatar: The Last Airbender Terinspirasi dari Tari Kecak Bali 

Published on

spot_img

 622 total views

INN NEWS – Soundtrack Avatar: The Last Airbender menjadi viral lantaran instrumennya memiliki suara unik. Ternyata, soundtrack film yang unik itu terinspirasi dari tari kecak Bali.

Hal itu diakui komposer soundtrack, Jeremy Zuckerman di kanal YouTube Avatar: The Last Airbender.

Soundtrack yang digunakan dalam ending credit film tersebut menjadi booming yang berbunyi, “Cak cak cak”.

“Instrumen ini telah digunakan dalam Avatar versi animasi hingga live action. Kemudian instrumen tersebut terinspirasi dari nyanyian dalam tari kecak asal Bali kemudian di gabungkan,” sebutnya di kanal YouTube Avatar, mengutip.

Selain menjadi soundtrack ending di setiap episode Avatar, lagu ini juga sempat muncul di pertengahan salah satu episode kartunnya yang menjadi lagu ritual dari Sun Warriors ketika Aang dan Zuko hendak bertemu master pengendali api berwujud naga, yaitu Ran dan Shaw.

Untuk diketahui, tari kecak merupakan pertunjukan drama-tari khas Bali yang menceritakan kisah Ramayana yang melibatkan banyak penari laki-laki. Mereka akan duduk berbaris melingkar dan menyerukan “cak” sembari mengangkat kedua lengan.

Hal tersebut menggambarkan salah satu peristiwa dalam Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana.

Tarian ini diciptakan oleh penari dari Bali, Wayan Limbak dan seorang pelukis dari Jerman, Walter Spies pada 1930-an.

Berdasarkan tradisi Sanghyang dan bagian-bagian kisah Ramayana, Wayan Limbak kemudian memopulerkan Kecak saat berkeliling dunia bersama rombongan penari Bali dari sanggarnya.

Bahkan sampai saat ini, tari kecak menjadi salah satu hiburan yang banyak diburu wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kepopuleran tarian kecak menjadi inspirasi di ranah kesenian dunia, salah satunya inspirasi Jeremy Zuckerman untuk membuat instrumen soundtrack ending Avatar: The Last Airbender.

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.