No menu items!
More
    HomeTrendingGanjar Hormati Pemenang Pilpres 2024, Sikap Politik: Kami di Luar  

    Ganjar Hormati Pemenang Pilpres 2024, Sikap Politik: Kami di Luar  

    Published on

    spot_img

     510 total views

    SLEMAN – Pilpres 2024 telah usai, capres nomor 03 dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo kembali menegaskan dirinya berada di luar pemerintahan.

    Eks Gubernur Jawa Tengah 2 periode itu mengatakan, keputusannya itu bukan tak menghargai pemenang Pilpres yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming melainkan sebuah sikap politik.

    “Bedakan antara sikap politik dengan penghormatan kepada pemenang. Nah saya menghormati pemenang tetapi sikap politik saya lebih baik kami di luar,” kata Ganjar kepada wartawan di rumah pribadinya di Sleman, Yogyakarta, Kamis (25/4).

    Lalu Bagaimana dengan PDIP?

    Baca juga:

    Menang Pilpres, Menanti Janji Prabowo Gibran: 19 Juta Lapangan Kerja, Turunkan Kemiskinan Ekstrem 2 Tahun

    Politisi berambut putih itu mengatakan kemungkinan partai banteng juga akan berada di luar pemerintahan.

    “Belum memutuskan ya, tapi saya kira kalau lihat statement-statement Bu Mega rasanya, iya. Di luar pemerintahan lah, kan kita tidak kenal oposisi,” jelas Ganjar.

    “Biar kemudian tidak semuanya gerubyuk, semuanya ikut-ikut begitu, tapi ada juga yang bisa melakukan kontrol dengan baik,” tambahnya.

    Ganjar mengatakan dirinya akan masih tetap beraktivitas di PDIP karena dirinya merupakan kader partai. “Banyak hal yang kemarin dipesankan oleh Bu Mega terkait dengan kondisi-kondisi sosial, ekonomi ya, maka kita akan konsentrasi pada soal-soal itu”.

    Artikel Terbaru

    KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

    Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

        JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

    VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

    Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

    Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

    INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

    artikel yang mirip

    KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

    Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

        JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

    VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

    Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.