HomeTrendingDoa di Depan Prabowo, Ketua Fraksi PAN Ngarep Dapat Menteri Terbanyak 

Doa di Depan Prabowo, Ketua Fraksi PAN Ngarep Dapat Menteri Terbanyak 

Published on

spot_img

 464 total views

JAKARTA – Ketua fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyinggung  jatah menteri  dari PAN pada kabinet di pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Saat memimpin doa dalam acara Bimtek dan Rakornas yang diselenggarakan di Hotel JS Luwansa pada Kamis (9/5), Saleh menyinggung jatah menteri tersebut, disiarkan di YouTube PAN TV.

Saat berdoa, Saleh menyinggung bahwa PAN akan lebih berterima kasih jika diberikan posisi lebih banyak dari yang diperkirakan.

“Namun demikian, kami tentu akan lebih berterima kasih dan bersyukur lagi andaikata amanah yang diberikan pada kami bisa lebih banyak dari apa yang kami perkirakan selama ini,” ucap Saleh saat membacakan doa.

Baca juga:

Rencana Tambah Kementerian Prabowo untuk Bagi Jabatan; Peluang Korupsi

Presiden terpilih Prabowo Subianto pun menanggapi doa tersebut. Menurutnya, doa yang dibacakan oleh Saleh sangat politik dan kreatif.

“Ketua fraksi PAN di DPR RI saudara Saleh Daulay, yang tadi memimpin doa. Doa yang politik dan kreatif sekali, kalo orang Medan bilang masuk itu barang” ucap Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga mengungkapkan akan berjuang dengan semua kekuatan yang mau untuk diajak kerja sama.

“kalo ada yang mau nonton di pinggir jalan, silahkan jadi penonton yang baik. Tapi kalo sudah tidak mau diajak kerja sama, ya jangan mengganggu. Orang kita lagi mau kerja kok,” lanjutnya Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.