HomeTrendingKRONOLOGI: Bela Palestina, Ormas Usir dan Pukul Pengunjung Kedai Kopi di Makassar 

KRONOLOGI: Bela Palestina, Ormas Usir dan Pukul Pengunjung Kedai Kopi di Makassar 

Published on

spot_img

 178 total views

INN NEWS  – Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan sekelompok anggota organisasi masyarakat (ormas) memasuki sebuah kedai kopi di Jalan AP Pettarani, Makassar, pada Jumat, 7 Juni 2024.

Dalam video tersebut, terlihat ormas tersebut memaksa para pengunjung untuk segera meninggalkan tempat itu.

Keterangan yang diunggah di akun Instagram @fakta.indo menjelaskan bahwa aksi ini dilakukan oleh ormas sebagai bagian dari unjuk rasa yang bertujuan untuk memboikot kedai kopi tersebut dan melarang konsumen berbelanja di sana.

Insiden ini tidak hanya berhenti pada pemaksaan pengunjung keluar dari kedai kopi. Salah satu pengunjung bahkan menjadi korban kekerasan fisik, dipukul oleh salah seorang pendemo sebelum akhirnya berhasil meninggalkan lokasi.

Kejadian ini menambah ketegangan dan kecaman dari berbagai pihak, terutama para netizen yang turut menyaksikan video tersebut.

Video ini memancing reaksi keras dari warganet, banyak dari mereka yang mengomentari dan membagikan pendapat mereka di media sosial.

“Mendukung Palestina tapi tindakannya seperti Israel,” tulis akun @kataryans, mengkritik kontradiksi dalam tindakan ormas tersebut.

Pengguna lain, @triwidyakurniasari, menyerukan tindakan hukum dengan berkomentar, “Lapor polisi. Itu kriminal!”

Sementara itu, akun @une_valeska menyoroti ironi tindakan ormas dengan menulis, “Bilangnya memerangi Israel tapi malah memerangi saudara sendiri. Miris.”

Artikel Terbaru

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.

PT Sritex Terancam Bangkrut, Sempat All In dan Taruh Harapan ke Gibran

SOLO - Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia yakni PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terancam bangkrut di tengah gempuran utang yang menumpuk.

artikel yang mirip

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.