HomeTrendingSandra Dewi Nyesal Suaminya Kerja Bareng BUMN: Risiko Tinggi

Sandra Dewi Nyesal Suaminya Kerja Bareng BUMN: Risiko Tinggi

Published on

spot_img

 442 total views

INN NEWS – Artis cantik Sandra Dewi mengaku menyesal suaminya bekerja sama dengan pihak Badan Usaha Milik Negara atau BUMN.

Hal itu disampaikannya saat memberikan kesaksian di sidang kasus timah yang melibatkan Harvey Moeis Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2024).

“Kalau saya tahu kerja sama dengan BUMN saya larang suami saya. Nggak cerita kalau (suami saya) kalau tahu saya larang, kenapa saya larang? Banyak temen-temen suami saya ujung-ujungnya berurusan dengan penegak hukum berisiko tinggi, karena badan usaha ada untung rugi, kalau BUMN harus untung,” ungkap Sandra Dewi.

Hakim juga menyinggung soal Harvey Moeis yang kerap berujung ke kantor Polda Babel. Karena diduga ada keterlibatan oknum kepolisian.

Lali dengan engan nada tinggi Sandra Dewi mengaku sangat terkenal di kampung halamannya.

“Terkenal, saya kan artis dari Babel, suami saya kan terkenal. Kalau saya mau pulang kampung saya disambut tarian di sana,” ungkapnya dengan tegas

Diketahui, selain Sandra Dewi ada juga adiknya selaku manajernya, asisten pribadinya dan adik iparnya yang menjadi saksi dalam kesempatan itu.

 

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.