HomeTrendingBudi Arie di Pusaran Mafia Judi Online dan Pinjol

Budi Arie di Pusaran Mafia Judi Online dan Pinjol

Published on

spot_img

 740 total views

INN NEWS – Eks Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi yang kini menjabat Menteri Koperasi tengah berada di pusaran kasus judi online.

Ia menjadi sorotan dan didesak diperiksa usai 11 pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang terlibat kasus judi online. Menteri Komdigi Meutya Hafid kemudian mempersilahkan phak berwajib untuk menggeledah kantornya.

Ketua Relawan Pro-Jokowi (Projo) itu juga dicecar DPR soal pinjaman online ilegal berkedok koperasi.

Anggota Komisi VI DPR, Rieke Diah Pitaloka mencecar Budi lantaran menyoroti kasus judi online yang saat ini menyeret beberapa pegawai Komdigi.

“Saya terinspirasi pernyataan Pak Menteri 22 Agustus 2023 saat di Kominfo bahwa pinjol ilegal dan judol kakak adik ujungnya kriminalitas. Daya rusaknya tidak bisa lagi didiamkan. Sikat mafia pinjol dan judol. Ada kurang lebih masyarakat kita terlibat pinjol Rp138 triliun,” kata Rieke.

Ia juga enyinggung keterlibatan orang dalam yang memuluskan praktik itu.

“Pak Menteri ini sedang jadi sorotan dengan adanya ordal di kementerian yang lama,” ujar legislator PDIP itu.

Rieke berharap Budi mengambil langkah cepat untuk mengamati praktik pinjol dan judol di kementerian yang dipimpin Ketua Relawan Projo itu.

“Karena di BUMN saja Indofarma itu terlibat pinjol. Kemudian judol apakah ada yang terlibat di dalam judol, atau kemudian dia terlibat sebagai ordal sebagai skema sindikat pinjol berkedok koperasi,” kata Rieke.

“Penting pak, kasih gebrakan. Kalau memang ada yang terlibat langsung pecat pak,” tegasnya.

Rieke pun sudah mengusulkan sanksi bagi ASN yang terlibat judol seperti UU ITE, UU HUKHP, dan UU penyelenggaraan negara yang bebas dan bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Sementara itu, Budi Arie memastikan siap diperiksa polisi terkait 11 pegawai Komdigi terlibat judi online. Budi mempersilakan polisi mendalami kasus ini.

“Tunggu aja, dalami aja, kita siap,” kata Budi Arie di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/11).

Dia juga menegaskan bahwa tak terlibat dalam kasus tersebut “Pasti enggak,” tegas Budi.

Saat di temui di Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta Pusat, Rabu (5/11), Budi Arie tampak buru-buru menghindari awak media ketika dihujani pertanyaan mengenai judol.

Budi langsung masuk ke mobil. Mengenai kasus judol ini, Budi yang kini menjabat Menteri Koperasi dan UKM akhirnya menurunkan kaca mobilnya dan menjawab singkat.

Budi mengaku ingin fokus tugas di kementeriannya dan mengurus rakyat.

“Saya fokus koperasi dan urus rakyat,” kata Budi Arie.

Budi kembali ditanya apakah ia siap jika dimintai keterangan oleh penegak hukum. Dia hanya mengatakan jawaban serupa.

“Saya fokus koperasi dan urus rakyat,” ucapnya.

Budi lalu ingin menyudahi pertanyaan awak media dengan gestur tangan menyuruh pergi.

 

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.