HomeTrendingMenkeu: Indonesia Emas Hanya Dapat Tercapai Dengan Teladan Rasulullah SAW

Menkeu: Indonesia Emas Hanya Dapat Tercapai Dengan Teladan Rasulullah SAW

Published on

spot_img

 686 total views

INN NEWS – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto memiliki fondasi yang selaras dengan prinsip ekonomi syariah karena mengedepankan keadilan dan tata kelola yang amanah.

Dalam Sarasehan Nasional Ekonomi Syariah yang disiarkan melalui kanal resmi Bank Indonesia, Selasa (13/8/2025), Sri Mulyani menegaskan cita-cita menuju Indonesia Emas hanya dapat tercapai jika dijalankan dengan meneladani empat sifat Rasulullah SAW:

Shiddiq – jujur dan menjaga integritas.

Amanah – bertanggung jawab, termasuk dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp3.800 triliun.

Tabligh – transparan dalam penyampaian informasi kepada publik.

Fathonah – cerdas dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Kalau mengelola ekonomi tidak transparan, pasti di situ banyak syaiton nirojim,” ucapnya mengingatkan.

Sri Mulyani juga menekankan bahwa zakat, wakaf, dan pajak merupakan instrumen untuk menyalurkan hak orang lain dari rezeki yang diperoleh setiap warga negara.

Ia menyamakan kewajiban membayar pajak dengan ibadah sosial seperti zakat dan wakaf karena manfaatnya akan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan melalui kebijakan APBN.

Menurutnya, dengan tata kelola yang transparan, berkeadilan, dan menghindari inefisiensi maupun moral hazard, Indonesia berpeluang menjadi panutan global dalam pengembangan ekonomi syariah.

 

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.