HomeTrendingSiswa MIN 2 Ketahun Meninggal Dunia Setelah Keracunan MBG

Siswa MIN 2 Ketahun Meninggal Dunia Setelah Keracunan MBG

Published on

spot_img

 1,097 total views

INNNEWS – Kabar duka datang dari Kecamatan Ketahun setelah M. Fatih (8), siswa kelas II MIN 2 Ketahun, menghembuskan napas terakhir pada Sabtu malam, 28 Februari 2026 di RS Bhayangkara Bengkulu setelah sebelumnya dirawat dalam kondisi kritis di ruang ICU. Fatih sempat dirujuk dari RSUD Lagita dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Menurut keterangan Kepala Desa Giri Kencana, Wahyudi, pihak keluarga dan warga komunitas sangat berduka atas kepergian Fatih. Sebelumnya, peristiwa ini ramai diperbincangkan di masyarakat dan media karena dikaitkan dengan dugaan keracunan setelah mengonsumsi menu burger dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya.

Namun hingga kini, pihak keluarga dan aparat belum dapat memastikan penyebab pasti kematian secara medis. Kepala desa menyatakan bahwa riwayat medis lengkap atas kondisi Fatih masih belum diketahui secara detail oleh pihak berwenang.

Direktur RSUD Lagita, Sinarilah, menyampaikan bahwa sebelum dirujuk, Fatih sempat mendapatkan penanganan intensif lantaran dalam keadaan tidak sadar. Sesampainya di RS Bhayangkara Bengkulu, Fatih menjalani pemeriksaan lanjutan termasuk CT scan untuk mengetahui penyebab kejang dan penurunan kesadarannya. Selain itu, muntahan yang diperoleh juga telah diuji laboratorium oleh pihak kepolisian guna menelusuri kemungkinan keracunan.

Hingga berita ini diturunkan, hasil pemeriksaan medis dan laboratorium belum bisa mengungkap penyebab pasti kematian Fatih. Kepala sekolah MIN 2 Ketahun, Siti Buldah, juga belum memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa ini meski telah beberapa kali dihubungi.

Warga di Ketahun berharap pihak berwenang segera merilis hasil pemeriksaan medis secara transparan agar spekulasi di masyarakat dapat terjawab dan potensi kejadian serupa bisa dicegah.

Artikel Terbaru

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

artikel yang mirip

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...