HomeTrendingEks Staf Keuagan RS Indriati Boyolali Diduga Gelapkan Dana Rp628 Juta untuk...

Eks Staf Keuagan RS Indriati Boyolali Diduga Gelapkan Dana Rp628 Juta untuk Judi Online

Published on

spot_img

 176 total views

INNNEWS-Boyolali – Seorang mantan staf keuangan di Rumah Sakit (RS) Indriati Boyolali diamankan pihak kepolisian setelah diduga menggelapkan dana perusahaan hingga mencapai Rp628 juta. Uang hasil penggelapan tersebut diduga digunakan pelaku untuk bermain judi online dalam kurun waktu tertentu.

Kasus ini terungkap setelah pihak manajemen rumah sakit menemukan adanya kejanggalan dalam laporan keuangan internal. Setelah dilakukan audit dan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan adanya selisih dana yang cukup besar pada beberapa transaksi keuangan rumah sakit. Pihak rumah sakit kemudian melaporkan temuan tersebut kepada aparat kepolisian.

Unit Reserse Kriminal Polres Boyolali bergerak cepat melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pegawai bagian administrasi dan keuangan. Dari hasil pemeriksaan, polisi mengarah kepada seorang mantan staf keuangan berinisial A sebagai tersangka utama dalam kasus tersebut.

Kapolres Boyolali menyampaikan bahwa tersangka diduga memanfaatkan akses serta kewenangannya di bagian keuangan untuk mengambil dana secara bertahap agar aksinya tidak mudah terdeteksi. Dana yang berhasil digelapkan mencapai sekitar Rp628 juta.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Boyolali, tersangka tampil mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Polisi juga menunjukkan barang bukti berupa dokumen transaksi dan hasil audit keuangan yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Berdasarkan pengakuan awal, sebagian besar uang hasil penggelapan digunakan tersangka untuk bermain judi online. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara ini.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal tentang penggelapan dan penyalahgunaan jabatan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Tersangka terancam hukuman penjara maksimal lima tahun.

Pihak RS Indriati Boyolali mengaku prihatin atas kejadian tersebut dan memastikan akan memperketat sistem pengawasan keuangan agar kasus serupa tidak terulang kembali.

Artikel Terbaru

Trump dan Presiden Iran Resmi Teken Kesepakatan Damai: Babak Baru Perdamaian Timur Tengah

INNNEWS – Hubungan antara Amerika Serikat dan Iran memasuki fase baru yang signifikan. Presiden AS...

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Tolak MBG di Depan Demonstran Mahasiswa

INNNEWS – Dalam aksi demonstrasi yang berlangsung panas pada Senin (15 Juni 2026), Ketua...

Viral! Gugatan Guru di MK Soal Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

INNNEWS - Gugatan Guru di MK Soal sedang ramai dibicarakan. Video tersebut mendokumentasikan kketerangan...

PIKI Seharusnya Menyuarakan Kebenaran, Bukan Sekadar Menjadi Mitra Kekuasaan

INNNEWS - Di tengah berbagai persoalan kebangsaan yang masih menjadi perhatian publik, mulai dari...

artikel yang mirip

Trump dan Presiden Iran Resmi Teken Kesepakatan Damai: Babak Baru Perdamaian Timur Tengah

INNNEWS – Hubungan antara Amerika Serikat dan Iran memasuki fase baru yang signifikan. Presiden AS...

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Tolak MBG di Depan Demonstran Mahasiswa

INNNEWS – Dalam aksi demonstrasi yang berlangsung panas pada Senin (15 Juni 2026), Ketua...

Viral! Gugatan Guru di MK Soal Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

INNNEWS - Gugatan Guru di MK Soal sedang ramai dibicarakan. Video tersebut mendokumentasikan kketerangan...