36 total views
INNNEWS – Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 yang berlayar dari Surabaya menuju Makassar terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Minggu pagi (2/8/2026).
Kebakaran diperkirakan terjadi antara pukul 06.00–07.00 WIB saat kapal berada di ujung utara Madura. Kapal mengangkut total 271 orang, terdiri atas 232 penumpang dan 39 awak kapal.
Menurut Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit, informasi awal diterima dari nakhoda yang melaporkan kebakaran kepada pihak perusahaan, PT Atosim Lampung Pelayaran. Setelah itu, komunikasi dengan nakhoda terputus.
Posisi terakhir kapal diketahui sekitar 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi. Kondisi kapal saat ditemukan hampir terbakar habis, sementara para penumpang bertahan di bagian anjungan dan haluan. Banyak penumpang terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
Evakuasi dan Korban
Proses evakuasi dilakukan oleh unsur SAR gabungan bersama sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi, di antaranya KM Meratus Pematang Siantar, TB Hasnur 26, Transco Arafura, Meratus Project 3, Prakarsa Mas, dan SC Aila XVII.
Hingga Minggu sore, data sementara mencatat:
- 225–227 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat
- 5 orang ditemukan meninggal dunia
- 41 orang masih dalam pencarian
Kementerian Perhubungan juga mengerahkan kapal patroli KPLP untuk mendukung operasi penyelamatan.
Operasi SAR Berlangsung
Kantor SAR Surabaya dan Basarnas terus melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang. Kapal Negara SAR 249 Permadi dikerahkan dari Surabaya dengan estimasi waktu tempuh sekitar 6 jam menuju lokasi.
Penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan. Pihak terkait fokus pada proses evakuasi dan perawatan korban selamat yang telah dibawa ke daratan.
Keluarga korban banyak yang berdatangan ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, untuk mencari informasi terkini mengenai kerabat mereka.
Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya aspek keselamatan pelayaran di Indonesia. Operasi pencarian dan pertolongan masih terus berlangsung.


