25 total views
INNNEWS– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Thailand dan bertemu dengan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul. Pertemuan keduanya menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, mulai dari penguatan kerja sama bilateral hingga dorongan perdamaian di kawasan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin sepakat mendorong upaya perdamaian di Myanmar melalui konsensus lima poin. Mereka juga menandatangani roadmap kemitraan strategis yang mencakup berbagai bidang, termasuk pendidikan, pertahanan, dan ekonomi.
Salah satu fokus utama adalah peningkatan volume perdagangan bilateral. Presiden Prabowo dan PM Anutin menargetkan perdagangan kedua negara mencapai angka yang lebih tinggi dalam beberapa tahun ke depan, sekaligus membuka rute penerbangan baru untuk memperkuat hubungan antarwarga.
Apresiasi Pemulangan WNI dan Kehormatan Militer
Presiden Prabowo secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Thailand yang telah membantu memulangkan hampir 1.000 warga negara Indonesia (WNI) korban penipuan online (scam). Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kerja sama yang sangat berarti bagi Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menerima baret merah dan medali kehormatan dari Angkatan Bersenjata Thailand. Pemberian tanda kehormatan tersebut menjadi simbol kepercayaan dan persahabatan yang kuat antara kedua negara.
“Ini merupakan cerminan kepercayaan dan persahabatan yang mendalam antara Indonesia dan Thailand,” ujar Presiden Prabowo usai menerima penghargaan tersebut.
Kedua negara juga sepakat memperkuat kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan, termasuk pertukaran informasi serta latihan bersama. Kerja sama ini diharapkan dapat menjaga stabilitas kawasan ASEAN.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Thailand ini semakin mempererat hubungan bilateral yang sudah terjalin baik selama ini. Kedua pemimpin berkomitmen untuk terus menjaga momentum kerja sama demi kepentingan bersama dan perdamaian regional.


