41 total views
INNNEWS — Reserve Bank of Australia (RBA) menaikkan suku bunga acuan (cash rate) sebesar 25 basis poin menjadi 4,60 persen pada Selasa (29/9/2026). Level ini merupakan yang tertinggi sejak akhir 2011 atau sekitar 15 tahun terakhir.
Keputusan ini diambil secara bulat oleh dewan kebijakan moneter RBA. Kenaikan tersebut merupakan yang keempat sepanjang 2026, setelah sebelumnya menahan suku bunga pada dua pertemuan terakhir.
RBA menyatakan inflasi masih terlalu tinggi dan beberapa risiko kenaikan harga mulai terwujud, terutama akibat harga energi global yang melonjak serta tekanan dari permintaan terkait artificial intelligence (AI). Bank sentral Australia juga mengisyaratkan siap menaikkan suku bunga lebih lanjut jika diperlukan untuk mengembalikan inflasi ke kisaran target 2–3 persen.
Kenaikan suku bunga ini diperkirakan menambah beban cicilan hipotek bagi jutaan rumah tangga Australia.


