36 total views
INNNEWS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026. Indeks komposit naik 18,98 poin atau 0,30 persen ke posisi 6.338,59 dibandingkan penutupan sesi sebelumnya di level 6.319,61.
Penguatan IHSG terjadi di tengah antisipasi investor terhadap rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026. Selain itu, sentimen positif dari bursa saham Amerika Serikat yang kembali mencetak rekor tertinggi juga memberi dukungan.
Pada awal perdagangan, IHSG bergerak di kisaran 6.338 hingga 6.340. Indeks LQ45 ikut menguat 1,25 poin atau 0,20 persen ke level 636,46.
Aktivitas perdagangan terpantau cukup aktif. Dalam hitungan menit pertama, nilai transaksi mencapai sekitar Rp516 miliar dengan volume 1,1 miliar lembar saham. Sebanyak 297 saham berada di zona hijau, 153 saham melemah, dan ratusan saham lainnya stagnan.
Sejumlah indeks sektoral mencatat penguatan, di antaranya sektor energi, konsumer non-siklikal, bahan baku, properti, teknologi, dan infrastruktur. Sementara sektor konsumer siklikal, keuangan, transportasi, industri, dan kesehatan berada di zona merah.
Saham-saham yang menjadi top gainers awal perdagangan antara lain PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS), PT Mega Perintis Tbk (ZONE), dan PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE). Di sisi lain, saham yang memimpin daftar top losers di antaranya PT Bach Multi Global Tbk (BACH) dan PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA).
Analis menilai penguatan IHSG masih berpeluang berlanjut dalam jangka pendek, dengan target resistance di kisaran 6.350–6.400. Namun, investor diimbau tetap mencermati pergerakan nilai tukar rupiah, harga komoditas, serta data ekonomi domestik yang akan segera dirilis.
Perdagangan saham berlanjut hingga penutupan sesi sore nanti. Investor disarankan tetap selektif dalam memilih saham di tengah sentimen yang masih dinamis.


