HomeGlobalTrump Perintahkan Pengurangan Latihan Militer AS-Korea Selatan, Sebut Hubungan Baik dengan Kim...

Trump Perintahkan Pengurangan Latihan Militer AS-Korea Selatan, Sebut Hubungan Baik dengan Kim Jong Un

Published on

spot_img

 149 total views

INNNEWS– Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginstruksikan Pentagon untuk “secara substansial mengurangi” latihan militer gabungan dengan Korea Selatan. Keputusan tersebut diumumkan melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Minggu (16/8/2026), hanya beberapa jam sebelum latihan tahunan Ulchi Freedom Shield dimulai.

Trump menyatakan langkah ini didasarkan pada “hubungan yang sangat baik” dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Ia menilai latihan militer tersebut mahal dan mengirim sinyal yang “tidak pantas serta memusuhi” Pyongyang.

“Berdasarkan hubungan saya yang sangat baik dengan Kim Jong Un dari Korea Utara, saya tidak senang dengan fakta bahwa Amerika Serikat telah sejak lama setuju untuk berpartisipasi dalam Latihan Militer Bersama dengan Korea Selatan,” tulis Trump.

Ia menambahkan bahwa latihan tersebut tidak hanya membebani anggaran AS, tetapi juga bersifat “hostile” terhadap negara yang menurutnya “tidak mengancam dan penuh rasa hormat” selama masa kepresidenannya.

Karena sudah terlalu terlambat untuk membatalkan sepenuhnya, Trump memerintahkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk secara substansial mengurangi skala latihan tersebut.

Respons Korea Selatan

Latihan Ulchi Freedom Shield tetap dimulai pada Senin (17/8/2026) sesuai jadwal dan dijadwalkan berlangsung hingga 27 Agustus. Sekitar 18.000 tentara Korea Selatan terlibat bersama pasukan AS.

Kantor Kepresidenan Korea Selatan (Blue House) menyatakan sedang meninjau pernyataan Trump. Seoul berharap hubungan baik antara pemimpin AS dan Korea Utara dapat membuka jalan bagi dialog yang bermakna demi perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea.

Konteks Tambahan

Trump juga menyinggung penolakan Korea Selatan untuk bergabung dalam upaya “denuklirisasi” Iran. Ia menyebut telah meminta Presiden Korea Selatan untuk membantu, namun mendapat jawaban “tidak, terima kasih”.

Keputusan Trump ini menjadi perhatian di kawasan Asia Timur, mengingat latihan militer gabungan AS-Korea Selatan selama ini dianggap sebagai langkah deteren terhadap ancaman Korea Utara. Pyongyang sendiri belum memberikan tanggapan resmi hingga berita ini diturunkan.

Artikel Terbaru

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

Listyo Jatuh, Ada Apakah?

INNNEWS – Dunia kepolisian Indonesia diguncang kabar mengejutkan pagi ini. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo...

Hujan di Tokyo Berlangsung 34 Hari Berturut-turut, Rekor Baru Sejak 1886

INNNEWS — Ibu kota Jepang mencatat rekor baru hujan berturut-turut selama 34 hari, yang...

artikel yang mirip

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

Listyo Jatuh, Ada Apakah?

INNNEWS – Dunia kepolisian Indonesia diguncang kabar mengejutkan pagi ini. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo...