29 total views
INNNEWS – Harga Bitcoin kembali mencatatkan kenaikan signifikan pada Kamis (20/8/2026). Dalam 24 jam terakhir, aset kripto terbesar di dunia ini naik sekitar 7,26 persen dan sempat menyentuh level US$69.321.
Mengutip data CoinMarketCap, pada pukul 05.49 WIB harga Bitcoin berada di kisaran US$69.245 atau setara Rp1,23 miliar (kurs Rp17.840). Nilai kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini mencapai sekitar US$1,38 triliun.
Kenaikan tajam ini terjadi setelah sebelumnya pada Rabu malam (19/8/2026) harga Bitcoin masih bertahan di level US$64.011. Harga kemudian meroket mulai pukul 20.45 WIB dan berhasil bertahan di atas US$69.000 hingga pagi hari ini.
Pemicu utama reli ini adalah intervensi tak terduga dari Departemen Keuangan Amerika Serikat (US Treasury). Langkah tersebut berhasil menekan imbal hasil obligasi jangka panjang, sehingga memicu aksi beli besar-besaran di pasar aset berisiko, termasuk kripto.
Analis menilai kenaikan ini memperkuat posisi Bitcoin sebagai salah satu aset yang paling dicermati investor global. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa volatilitas harga Bitcoin masih sangat tinggi, sehingga investor perlu berhati-hati dan tidak terburu-buru mengambil keputusan.
Hingga siang ini, pergerakan harga Bitcoin masih relatif stabil di kisaran US$69.000-an, meski sempat mengalami koreksi ringan dalam beberapa jam terakhir.


