HomeTrendingKetika Mantan Presiden Turun Kelas Ngurus Pilkada 

Ketika Mantan Presiden Turun Kelas Ngurus Pilkada 

Published on

spot_img

 1,136 total views

INN NEWS – Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi Kembali jadi sorotan akibat bertemu secara terbuka dengan sejumlah calon kepala daerah Pilkada 2024.

Terbaru Jokowi baru bertemu dengan Cagub-cawagub Jateng (Ahmad Lutfi-Taj Yasin), Cagub Jakarta (Ridwan Kamil), dan Cawali dan cawawali Solo (Respati Ardi-Astrid Widayani).

Langkah Jokowi itu dinilai tak mencerminkan diri sebagai bapak bangsa, bapak yang dimiliki seluruh warga negara Indonesia, bukan calon tertentu saja.

Kritikan datang dari Ketua DPP PDIP Ronny Talapessy yang menyoroti Jokowi yang masih terlibat dalam Pilkada 2024.

Kata Roni, mengutip Tempo (7/11), meski tidak ada larangan terkait hal itu, Jokowi seharusnya membuktikan bahwa ia adalah sosok negarawan.

“Sebagai mantan presiden yang ikut mengurusi Pilkada, tentu masyarakat tidak melihat Jokowi sebagai sosok guru bangsa,” kata Ronny.

Ronny mengakui sikap keberpihakan Jokowi tersebut memang dijamin dalam konstitusi. Apalagi saat ini Jokowi tidak lagi memegang kendali atas pemerintahan.

Namun keterlibatan Jokowi dalam Pilkada harus dilihat dari sisi kedekatannya dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya berharapnya Pak Prabowo bersikap netral dan tidak mengulangi apa yang sudah terjadi sebelumnya saat Jokowi memerintah,” kata Ronny.

Sinyal keterlibatan Jokowi di Pilkada kata Ronny terlihat kentara di Pilkada Jateng, Jakarta dan Sumatera Utara. Di Pilkada Sumut, salah satu kandidat calonnya yaitu menantu Jokowi, Bobby Nasution.

Menurut dia, Jokowi akan menggunakan pola yang sama ketika dia mendukung Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.

“Ini hanya pengulangan dari apa yang terjadi sebelumnya,” imbuhnya.

Ronny mengatakan selama musim kampanye Pilkada, sejumlah kepala daerah datang mengunjungi Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah. Para calon kepala daerah itu, ujar dia, memang datang untuk mendapatkan arahan dan dukungan.

“Ya ketika mantan presiden mengurusi Pilkada, artinya turun kelas,” pungkasnya.

 

Artikel Terbaru

Demo Berjilid di Indonesia Jadi Sorotan Media Korea, Warganet Keluhkan Liputan Lokal yang “Dibungkam”

INNNEWS– Sebuah video laporan media Korea Selatan yang membahas gelombang demonstrasi di Indonesia viral...

Kebakaran Hutan Besar di Prancis dan Spanyol Paksa Lebih dari 300.000 Orang Mengungsi

INNNEWS – Kebakaran hutan yang dahsyat terus melanda wilayah barat daya Prancis dan beberapa...

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gila: 6,25 Juta Penonton di Stadion & 5 Miliar Orang Saksikan di Layar!

INNNEWS – Piala Dunia FIFA 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ajang yang digelar...

artikel yang mirip

Demo Berjilid di Indonesia Jadi Sorotan Media Korea, Warganet Keluhkan Liputan Lokal yang “Dibungkam”

INNNEWS– Sebuah video laporan media Korea Selatan yang membahas gelombang demonstrasi di Indonesia viral...

Kebakaran Hutan Besar di Prancis dan Spanyol Paksa Lebih dari 300.000 Orang Mengungsi

INNNEWS – Kebakaran hutan yang dahsyat terus melanda wilayah barat daya Prancis dan beberapa...

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...