HomeHeadlineRI Resmi Gabung BRICS, Siap-siap Terima Risiko Ini! 

RI Resmi Gabung BRICS, Siap-siap Terima Risiko Ini! 

Published on

spot_img

 976 total views

INN Internasional – Indonesia telah secara resmi mengumumkan bergabung dengan BRICS, sebuah kelompok ekonomi yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.

Langkah ini dianggap sebagai upaya untuk memperkuat pengaruh Indonesia di kancah internasional, namun tidak lepas dari berbagai tantangan dan potensi dampak negatif yang perlu diperhatikan.

Berikut tantangan yang akan dihadapi Indonesia usai bergabung BRICS berdasarkan pandangan ekonomi yang dihimpun INN Indonesia dari berbagai sumber resmi.

Keseimbangan Diplomatik

Pengamat ekonomi dari Digital Center of Economic and Law Studied (Celios) mengatakan bahwah bergabungnya Indonesia dengan kelompok ini dapat mengubah dinamika hubungan internasional Indonesia.

“Bergabung dengan BRICS dapat mengubah dinamika hubungan internasional dan diplomasi Indonesia,” ujar Nailul.

 “Menganalisis bagaimana keanggotaan ini akan mempengaruhi hubungan dan stabilitas regional menjadi penting untuk memahami dampak jangka panjangnya.”tambahnya.

Persepsi Barat 

Wijayanto Samirin, Ekonom Senior dari Universitas Paramadina mengatakan, bergabungnya Indonesia ke BRICS, ada risiko negara-negara Barat akan memandang Indonesia sebagai bagian dari kelompok revisionis.

“Yang ingin merombak tatanan dunia yang didominasi Barat,” kata Wijayanto.

Ketergantungan Ekonomi

Sementara itu dosen Hubungan Internasional Universitas Andalas Virtuous Setyaka mewanti-wanti ketergantungan ekonomi.

“Risiko ketergantungan baru terhadap ekonomi BRICS adalah tantangan nyata. Jika salah satu negara mengalami krisis atau konflik, ini dapat berdampak langsung pada stabilitas ekonomi Indonesia,” jelas Virtuous.

Dampak Negatif Potensial

Hubungan dengan AS dan Sekutunya hingga Perang Dagang

Menurut Idil Syawfi dari Universitas Katolik Parahyangan, Indonesia mungkin akan menghadapi ketegangan dengan Amerika Serikat.

“Indonesia mungkin akan menghadapi ketegangan dengan Amerika Serikat, terutama jika dianggap sebagai pergeseran menuju kubu non-Barat,” menurut Idil.

Ini juga bisa terimbas kepada perang dagang Amerika Serikat-Cina.

Artikel Terbaru

Demo Berjilid di Indonesia Jadi Sorotan Media Korea, Warganet Keluhkan Liputan Lokal yang “Dibungkam”

INNNEWS– Sebuah video laporan media Korea Selatan yang membahas gelombang demonstrasi di Indonesia viral...

Kebakaran Hutan Besar di Prancis dan Spanyol Paksa Lebih dari 300.000 Orang Mengungsi

INNNEWS – Kebakaran hutan yang dahsyat terus melanda wilayah barat daya Prancis dan beberapa...

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gila: 6,25 Juta Penonton di Stadion & 5 Miliar Orang Saksikan di Layar!

INNNEWS – Piala Dunia FIFA 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ajang yang digelar...

artikel yang mirip

Demo Berjilid di Indonesia Jadi Sorotan Media Korea, Warganet Keluhkan Liputan Lokal yang “Dibungkam”

INNNEWS– Sebuah video laporan media Korea Selatan yang membahas gelombang demonstrasi di Indonesia viral...

Kebakaran Hutan Besar di Prancis dan Spanyol Paksa Lebih dari 300.000 Orang Mengungsi

INNNEWS – Kebakaran hutan yang dahsyat terus melanda wilayah barat daya Prancis dan beberapa...

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...