HomeTrendingJurnalis Tajam Akan Distafsuskan atau Dikasuskan?Najwa Shihab Disoroti!

Jurnalis Tajam Akan Distafsuskan atau Dikasuskan?Najwa Shihab Disoroti!

Published on

spot_img

 1,586 total views

INN NEWS – Pengesahan RUU TNI sempat menjadi sorotan dan perbincangan di berbagai lapisan masyarakat. Namun, perhatian publik tertuju pada sosok Najwa Shihab yang dikenal vokal dalam menyuarakan kritik karena dinilai tidak bersuara dalam isu ini.

Banyak spekulasi di media sosial terkait diamnya Najwa Shihab dalam isu ini, mulai dari dugaan adanya pembungkaman, sampai dengan tawaran untuk menjabat di posisi strategis.

Pada Rabu (2/4), akun Instagram @subhannursobah mengunggah sebuah postingan yang menyebut bahwa dalam waktu dekat akan ada seorang jurnalis terkenal yang menjadi trending topic.

Dalam unggahannya, ia menuliskan pernyataan: ‘Info A1, seorang jurnalis terkenal sebentar lagi akan trending topic. Jadi jurnalis tajam memang berat, pilihannya hanya dua: dikasuskan atau distafsuskan.’

Banyak warganet menganggap bahwa jurnalis yang dimaksud dalam unggahan tersebut adalah Najwa Shihab.

Hal ini tak lepas dari sorotan publik yang tengah tertuju padanya, di tengah polemik pengesahan RUU TNI dan sejumlah kebijakan kontroversial lainnya.

“Mbak Najwa?,” komentar oleh akun @aliansimahasiswapenggugat.

“Siapakah dia? Mba Nana kah?,” komentar akun @deviagustingumilang.

“Yang diatas dibungkam dgn jabatan, yang bawah dibungkam dengan bansos… yang kritis dibungkam dengan terror.. sempurna,” komentar oleh akun @abu.oem.

Menanggapi rumor dan perbincangan yang berkembang, media Narasi memberikan klarifikasi melalui sebuah pernyataan di akun Instagram mereka.

Dalam unggahan tersebut, Narasi menegaskan bahwa Najwa Shihab tidak bersikap diam terhadap isu yang sedang berlangsung, khususnya terkait pengesahan RUU TNI.

“la jelas tak diam sama sekali. Dalam sebuah acara publik di Universitas Gadjah Mada, pada hari demonstrasi terjadi, 20 Maret 2025, ia menyampaikan pentingnya hak publik untuk mengkritik proses penyusunan kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak. la menyimpulkan bagaimana proses legislasi belakangan dilakukan dengan mekanisme “mufakatnya sudah disepakati dulu, baru seolah-olah ada musyawarah”.” Ucapnya dalam pernyataan klarifikasi pada Kamis (3/4).

Artikel Terbaru

Kapal Kargo Berbendera Panama Tenggelam di Teluk Benggala, 22 ABK Masih Dicari

INNNEWS – Sebuah kapal kargo berbendera Panama, MV Ocean Winner, tenggelam di Teluk Benggala...

Menteri PPPA Tekankan Keselamatan Anak Jadi Prioritas di Pengungsian Bencana NTT

INNNEWS – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menekankan bahwa keselamatan,...

Isu Pemblokiran Rekening Donasi AMPB Jelang Demo 27 Agustus di DPR

INNNEWS – Rekening bank milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok,...

AMPB Siapkan Demo di Depan DPR RI 27 Agustus, Desak Sahkan RUU Perampasan Aset dan Hukum Mati Koruptor

INNNEWS – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) merencanakan aksi unjuk rasa besar di depan...

artikel yang mirip

Kapal Kargo Berbendera Panama Tenggelam di Teluk Benggala, 22 ABK Masih Dicari

INNNEWS – Sebuah kapal kargo berbendera Panama, MV Ocean Winner, tenggelam di Teluk Benggala...

Menteri PPPA Tekankan Keselamatan Anak Jadi Prioritas di Pengungsian Bencana NTT

INNNEWS – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menekankan bahwa keselamatan,...

Isu Pemblokiran Rekening Donasi AMPB Jelang Demo 27 Agustus di DPR

INNNEWS – Rekening bank milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok,...