HomeHeadlineRektor UGM Dikejar Mahasiswa: Tidak Tegas ke Kebijakan Pemerintah yang Rugikan Rakyat

Rektor UGM Dikejar Mahasiswa: Tidak Tegas ke Kebijakan Pemerintah yang Rugikan Rakyat

Published on

spot_img

 1,426 total views

YOGYAKARTA – Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan mosi tidak percaya terhadap Rektor UGM, Prof. Ova Emilia.

Aksi yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UGM tersebut dilatarbelakangi kekecewaan mahasiswa terhadap sikap rektorat yang dinilai tidak tegas dalam merespons berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan rakyat.

Pernyataan itu disampaikan secara terbuka dalam aksi yang digelar di halaman Balairung UGM sejak pertengahan Mei 2025.

Sedikitnya sembilan tuntutan disampaikan dalam aksi tersebut. Salah satu poin utama adalah desakan agar Rektor UGM menyatakan mosi tidak percaya terhadap lembaga-lembaga negara seperti eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Pada Rabu (21/5/2025), pihak rektorat menemui mahasiswa dalam dialog terbuka.

Namun, tuntutan agar kampus menyatakan sikap politik ditolak. Rektor Ova Emilia menegaskan bahwa UGM sebagai institusi akademik memilih untuk bersikap netral dan mengedepankan pendekatan ilmiah dalam menyampaikan kritik.

Penolakan tersebut memicu ketegangan. Beberapa mahasiswa tampak mengejar kendaraan rektor yang meninggalkan lokasi setelah dialog dianggap berakhir tanpa hasil.

Tak lama setelah insiden tersebut, BEM KM UGM secara resmi menyatakan mosi tidak percaya kepada Rektor UGM.

“Mosi ini akan terus kami gaungkan hingga pihak rektorat menyatakan sikap politik terhadap rezim Prabowo-Gibran atau menyampaikan posisi yang jelas berpihak pada rakyat,” tegas Presiden BEM KM UGM dalam pernyataannya, Kamis (22/5/2025).

Selain tuntutan politik, mahasiswa juga menyerukan penolakan terhadap militerisme di ruang sipil, evaluasi anggaran pendidikan, penyediaan ruang publik inklusif, dan pembenahan sistem penanganan kekerasan seksual di kampus.

 

Artikel Terbaru

ANALISIS HUKUM KEMATIAN 4 CALON MANAJER KOPDES: ADAKAH KELALAIAN INSTITUSIONAL?

INNNEWS - Meninggalnya empat Calon Manajer Koperasi Desa (Kopdes) dan Koperasi Nelayan Merah Putih...

Blunder Komunikasi Purbaya: Sikap Tak Elok Menteri Keuangan Perburuk Sentimen Pasar

INNNEWS - Baru-baru ini, sikap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja dengan...

PM Keir Starmer Mundur dari Jabatan, Andy Burnham Jadi Calon Kuat Pengganti

INNNEWS — Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri dan...

Di Balik Meledaknya Trend Bisnis Padel: Ledakan Pasca-Pemilu 2024 di Tengah Gejolak Ekonomi

INNNEWS - Padel, olahraga raket yang menggabungkan tenis dan squash, tiba-tiba meledak di Indonesia...

artikel yang mirip

ANALISIS HUKUM KEMATIAN 4 CALON MANAJER KOPDES: ADAKAH KELALAIAN INSTITUSIONAL?

INNNEWS - Meninggalnya empat Calon Manajer Koperasi Desa (Kopdes) dan Koperasi Nelayan Merah Putih...

Blunder Komunikasi Purbaya: Sikap Tak Elok Menteri Keuangan Perburuk Sentimen Pasar

INNNEWS - Baru-baru ini, sikap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja dengan...

PM Keir Starmer Mundur dari Jabatan, Andy Burnham Jadi Calon Kuat Pengganti

INNNEWS — Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri dan...