HomeGaya HidupSeminar Kebangsaan Rumah Belajar Pancasila Dorong Nilai Gotong Royong dan Toleransi di...

Seminar Kebangsaan Rumah Belajar Pancasila Dorong Nilai Gotong Royong dan Toleransi di Masyarakat

Published on

spot_img

 29 total views

INNNEWS – Rumah Belajar Pancasila menyelenggarakan Seminar Kebangsaan bertema “Membangun Masyarakat Keluarga Pancasila” di Pendopo Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan orang tua murid Rumah Belajar Pancasila serta perwakilan Forum Anak Kelurahan se-Surakarta sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila. Hadir pula perwakilan Rumah Belajar seluruh Indonesia yang tersebar di 22 titik, melalui daring.

Dalam kegiatan tersebut, Camat Pasar Kliwon yang mewakili pemerintah kecamatan, Pak Lukas selaku Ketua SIGRAK (Aksi Gerak Anti Narkoba), serta Gilrandi dari Rumah Belajar Pancasila hadir sebagai narasumber utama. Ketiganya secara bergantian menyampaikan materi mengenai pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan keluarga dan masyarakat. Para pembicara menekankan bahwa pendidikan Pancasila tidak boleh berhenti pada pembelajaran formal di sekolah, melainkan harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter generasi muda.

Seminar ini menyoroti tiga nilai utama Pancasila yang dinilai sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, yaitu gotong royong, toleransi, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila secara menyeluruh. Gotong royong dipandang sebagai identitas bangsa Indonesia yang harus terus dijaga melalui semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Sementara itu, toleransi menjadi kunci penting dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat Indonesia.

Selain itu, para narasumber menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang perlu diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Nilai-nilai tersebut harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki karakter yang kuat, berakhlak baik, dan mampu hidup berdampingan secara harmonis dalam masyarakat yang majemuk.

Salah satu pesan utama yang disampaikan dalam seminar adalah pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak. Orang tua sebagai pendidik pertama memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui teladan dan kebiasaan sehari-hari. Sikap saling menghormati, membantu sesama, serta menghargai perbedaan perlu dibiasakan sejak usia dini agar menjadi bagian dari karakter anak ketika dewasa.

Para peserta juga diajak untuk memahami bahwa keberhasilan pendidikan karakter tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi memerlukan keterlibatan aktif keluarga dan lingkungan masyarakat. Dengan sinergi yang baik antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, nilai-nilai luhur Pancasila dapat terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

Kehadiran orang tua murid Rumah Belajar Pancasila menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pendidikan karakter berbasis Pancasila. Partisipasi Forum Anak Kelurahan se-Surakarta juga memberikan warna tersendiri dalam kegiatan ini karena menghadirkan perspektif generasi muda sebagai calon penerus bangsa.

Suasana seminar berlangsung hangat dan interaktif. Peserta tidak hanya menerima materi dari para narasumber, tetapi juga berdiskusi dan berbagi pandangan mengenai berbagai tantangan dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari.

Artikel Terbaru

Di Depan Macron, Prabowo Instruksikan Sekolah di RI Ajarkan Bahasa Prancis

INNNEWS-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rencana penguatan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan...

Kisah Lansia Asal Surakarta Bertahan Hidup dengan Jual Bunga dan Bersihkan Makam

INNNEWS-Seorang lansia asal Surakarta, Jawa Tengah, menjadi perhatian warga setelah kisah perjuangannya bertahan hidup...

Intoleransi Terus Terjadi, Hukum Kehilangan Otoritas?

INNNEWS - Mendeketai hari lahir Pancasila pada 1 Juni, intorensi kembali terjadi di bangsa...

11 WNA Jadi Leader Sindikat Scam Internasional di Solo Baru, Raup Miliaran Rupiah dari Korban

INNNEWS – Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah membongkar praktik penipuan daring atau scam...

artikel yang mirip

Di Depan Macron, Prabowo Instruksikan Sekolah di RI Ajarkan Bahasa Prancis

INNNEWS-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rencana penguatan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan...

Kisah Lansia Asal Surakarta Bertahan Hidup dengan Jual Bunga dan Bersihkan Makam

INNNEWS-Seorang lansia asal Surakarta, Jawa Tengah, menjadi perhatian warga setelah kisah perjuangannya bertahan hidup...

Intoleransi Terus Terjadi, Hukum Kehilangan Otoritas?

INNNEWS - Mendeketai hari lahir Pancasila pada 1 Juni, intorensi kembali terjadi di bangsa...