HomeHeadlineNanik S Deyang Pimpin BGN, Publik Kembali Soroti Jejak Kasus Hoaks Ratna...

Nanik S Deyang Pimpin BGN, Publik Kembali Soroti Jejak Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Published on

spot_img

 257 total views

INNNEWS– Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana yang dicopot setelah evaluasi kinerja selama sekitar 1,5 tahun. Pergantian tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada 2 Juni 2026.

Penunjukan Nanik menandai babak baru bagi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo. Sebelum menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik dikenal sebagai Wakil Kepala BGN dan cukup aktif melakukan pengawasan lapangan terhadap dapur serta satuan pelayanan pemenuhan gizi di berbagai daerah.

Pengganti Dadan di Tengah Evaluasi Besar BGN

Pemerintah menjelaskan bahwa pergantian pimpinan BGN merupakan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan sejak lembaga tersebut berjalan. Selain mengganti kepala lembaga, pemerintah juga merombak posisi wakil kepala BGN untuk mempercepat perbaikan tata kelola dan pelaksanaan program gizi nasional.

Istana menegaskan bahwa program MBG tetap berjalan dan pergantian pimpinan diharapkan mampu meningkatkan disiplin pelaksanaan standar operasional, kualitas layanan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah.

Nama Nanik Tak Lepas dari Sorotan Publik

Meski mendapat kepercayaan memimpin BGN, penunjukan Nanik juga memunculkan kembali diskusi publik mengenai rekam jejak politiknya.

Nama Nanik pernah menjadi perhatian nasional ketika menjadi saksi dalam persidangan kasus hoaks yang melibatkan Ratna Sarumpaet. Sejumlah arsip pemberitaan menunjukkan Nanik pernah diperiksa dan memberikan kesaksian dalam proses hukum kasus tersebut. Namun, tidak ada putusan pengadilan yang menyatakan Nanik terlibat sebagai pelaku penyebaran hoaks.

Kasus Ratna Sarumpaet sendiri menjadi salah satu peristiwa politik paling kontroversial menjelang Pemilu 2019. Ratna akhirnya divonis bersalah karena menyebarkan informasi bohong terkait klaim penganiayaan yang ternyata merupakan hasil operasi plastik.

Karena kedekatannya dengan sejumlah tokoh politik pada masa itu, nama Nanik kerap disebut dalam berbagai pemberitaan yang mengulas jaringan pendukung Prabowo menjelang Pemilu 2019. Namun hingga kini tidak ada catatan hukum yang menunjukkan Nanik menjadi tersangka ataupun terdakwa dalam perkara tersebut.

Artikel Terbaru

Blunder Komunikasi Purbaya: Sikap Tak Elok Menteri Keuangan Perburuk Sentimen Pasar

INNNEWS - Baru-baru ini, sikap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja dengan...

PM Keir Starmer Mundur dari Jabatan, Andy Burnham Jadi Calon Kuat Pengganti

INNNEWS — Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri dan...

Di Balik Meledaknya Trend Bisnis Padel: Ledakan Pasca-Pemilu 2024 di Tengah Gejolak Ekonomi

INNNEWS - Padel, olahraga raket yang menggabungkan tenis dan squash, tiba-tiba meledak di Indonesia...

Mahasiswa Trisakti Terus Berdemo di Depan DPR hingga Menjelang Petang, Gaungkan Tritura Kembali

INNNEWS – Ratusan mahasiswa Universitas Trisakti bersama elemen lain seperti Universitas Esa Unggul terus menggelar...

artikel yang mirip

Blunder Komunikasi Purbaya: Sikap Tak Elok Menteri Keuangan Perburuk Sentimen Pasar

INNNEWS - Baru-baru ini, sikap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja dengan...

PM Keir Starmer Mundur dari Jabatan, Andy Burnham Jadi Calon Kuat Pengganti

INNNEWS — Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri dan...

Di Balik Meledaknya Trend Bisnis Padel: Ledakan Pasca-Pemilu 2024 di Tengah Gejolak Ekonomi

INNNEWS - Padel, olahraga raket yang menggabungkan tenis dan squash, tiba-tiba meledak di Indonesia...