HomeTrendingPolri Usut Korupsi Batu Bara Rp5 T yang Melibatkan Jampidsus

Polri Usut Korupsi Batu Bara Rp5 T yang Melibatkan Jampidsus

Published on

spot_img

 772 total views

INNNEWS — Kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) kembali menyeret nama Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Polri melakukan penggeledahan di kafe de’Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan, yang diduga terkait dengan Jampidsus, dan menyita uang tunai bernilai puluhan miliar rupiah.

Pada 8 Juli 2026, tim gabungan Kortas Tipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah beberapa lokasi di Jakarta Selatan, termasuk Kafe de’Clan Signature (eks restoran Gontran Cherrier) di Cipete dan Koin Money Changer di sekitar lokasi yang sama.

Barang bukti uang tunai senilai total Rp67,2 miliar (termasuk USD, SGD, dan Rupiah). Uang tersebut ada di brankas raksasa tersembunyi di balik lemari. Selain uang ada dokumen penting dan barang elektronik yang disita guna oleh penyidik.

Penggeledahan ini terkait penyidikan dugaan korupsi dan TPPU dalam tiga klaster perkara besar. Pengadaan dan pasokan batu bara ke PLTU (2018–2026), diduga rugikan negara hingga Rp5 triliun.

Rumah kediaman Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dijaga ketat puluhan prajurit TNI sejak malam 8 Juli. Kejagung membantah rumah tersebut digeledah dan menyebut pengamanan TNI sebagai prosedur rutin.

Jampidsus adalah pejabat tinggi yang bertanggung jawab menangani kasus-kasus korupsi besar (seperti Jiwasraya, Asabri, dan timah). Keterlibatan nama dan asetnya dalam penyidikan Polri menimbulkan pertanyaan serius tentang independensi penegakan hukum dan potensi “pembalasan” antar lembaga.

Polri menemukan manipulasi kualitas dan kuantitas batu bara, serta ketidaksesuaian pembayaran kontrak. Hal ini disebut berkontribusi terhadap pemadaman listrik (blackout) di beberapa wilayah.

Artikel Terbaru

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

Listyo Jatuh, Ada Apakah?

INNNEWS – Dunia kepolisian Indonesia diguncang kabar mengejutkan pagi ini. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo...

Hujan di Tokyo Berlangsung 34 Hari Berturut-turut, Rekor Baru Sejak 1886

INNNEWS — Ibu kota Jepang mencatat rekor baru hujan berturut-turut selama 34 hari, yang...

Bank Cadangan Australia Naikkan Suku Bunga ke 4,60%, Tertinggi Sejak 2011

INNNEWS — Reserve Bank of Australia (RBA) menaikkan suku bunga acuan (cash rate) sebesar...

artikel yang mirip

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

Listyo Jatuh, Ada Apakah?

INNNEWS – Dunia kepolisian Indonesia diguncang kabar mengejutkan pagi ini. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo...

Hujan di Tokyo Berlangsung 34 Hari Berturut-turut, Rekor Baru Sejak 1886

INNNEWS — Ibu kota Jepang mencatat rekor baru hujan berturut-turut selama 34 hari, yang...