25 total views
INNNEWS – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan 34 penyelam profesional pada Selasa (22/9/2026). Pengerahan ini dilakukan di hari ke-10 operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kapal KM Virgo Transport 8 yang tenggelam.
Menurut keterangan resmi Basarnas, para penyelam dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian korban yang masih dinyatakan hilang. Operasi difokuskan di perairan lokasi kecelakaan dengan mempertimbangkan kondisi arus bawah laut yang cepat berubah.
“Basarnas memperhitungkan kondisi arus bawah laut yang cepat berubah di lokasi kecelakaan KM Virgo Transport 8 demi keselamatan penyelaman,” ujar pihak Basarnas dalam keterangan yang dirilis hari ini.
Sebelumnya, Basarnas telah mengonfirmasi bahwa dua jenazah yang ditemukan di perairan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, merupakan korban KM Virgo. Temuan tersebut menambah daftar korban yang berhasil dievakuasi dari dalam kapal di wilayah Kalimantan Selatan.
Selain pengerahan penyelam, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) juga memperkuat kesiapsiagaan personel. Perusahaan pelayaran itu membekali kru lintas cabang dengan sertifikasi pemadam kebakaran agar siap menghadapi kondisi darurat di laut.
Operasi SAR KM Virgo masih berlanjut hingga saat ini. Tim SAR terus melakukan pencarian dengan dukungan peralatan dan personel dari berbagai instansi terkait.
Pihak Basarnas mengimbau keluarga korban untuk tetap bersabar dan menunggu perkembangan resmi dari tim SAR.


