HomeUncategorizedGempa Cianjur per 24 November: 272 Orang Meninggal, 2.046 Terluka, 62.000 Rumah...

Gempa Cianjur per 24 November: 272 Orang Meninggal, 2.046 Terluka, 62.000 Rumah Rusak

Published on

spot_img

 833 total views

CIANJUR – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, total keseluruhan korban meninggal akibat gempa Cianjur menjadi 272 korban jiwa.

Data tersebut berdasarkan proses pencarian yang dilakukan oleh tim evakuasi yang dilaksanakan pada Kamis, 24 November 2022.

Kepala BNPB, Suharyanto mengatakan, hari ini tim evakuasi berhasil mengeluarkan satu jenazah dari reruntuhan.

Tim juga telah melakukan identifikasi pada korban yang meninggal. Hasilnya, 165 dari 272 korban sudah berhasil diidentifikasi berdasarkan nama dan tempat tinggalnya.

“Masih 107 jenazah yang masih terus dilakukan identifikasi,” katanya dalam konferensi pers di depan kantor Bupati Cianjur, Kamis, 24 November 2022.

Total ada 2.046 orang luka-luka yang berhasil didata BNPB. Para korban luka dirawat oleh tim medis yang berada di posko pengungsian dan atau akan dirujuk ke rumah sakit di kota lain.

Hasil laporan yang diterima oleh BNPB menyebut 39 orang masih belum ditemukan akibat lindu berkekuatan 5,8 magnitudo tersebut.

32 orang merupakan warga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Proses pencarian tersebut dilakukan dengan mengerahkan 6.000 personel tim evakuasi. “Sementara tujuh orang lainnya adalah pelintas,” ujar dia.

Sementera itu, 62 ribu rumah mengalami kerusakan akibat gempa tersebut, sehingga sebanyak 61.800 orang mengungsi di posko-posko pengungsian terdekat.

Selain merusak ribuan rumah, gempa dengan magnitudo 5,6 itu juga merusak sejumlah fasilitas umum. Suharyanto menjelaskan ada 31 gedung sekolah, 214 rumah ibadah, serta 13 bangunan perkantoran rusak.

“Selain itu ada tiga buah fasilitas kesehatan yang rusak selain jalanan banyak yang retak dan ambles,” kata dia.

Suharyanto juga mengingatkan kepada warga yang telah menguburkan jenazah kerabatnya agar melapor pada pihak RT maupun RW setempat demi memudahkan proses pendataan oleh BNPB.

“Ayo segera laporkan agar biar kami data dan bisa segera mendapat santunan,” kata dia.

Artikel Terbaru

ANALISIS HUKUM KEMATIAN 4 CALON MANAJER KOPDES: ADAKAH KELALAIAN INSTITUSIONAL?

INNNEWS - Meninggalnya empat Calon Manajer Koperasi Desa (Kopdes) dan Koperasi Nelayan Merah Putih...

Blunder Komunikasi Purbaya: Sikap Tak Elok Menteri Keuangan Perburuk Sentimen Pasar

INNNEWS - Baru-baru ini, sikap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja dengan...

PM Keir Starmer Mundur dari Jabatan, Andy Burnham Jadi Calon Kuat Pengganti

INNNEWS — Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri dan...

Di Balik Meledaknya Trend Bisnis Padel: Ledakan Pasca-Pemilu 2024 di Tengah Gejolak Ekonomi

INNNEWS - Padel, olahraga raket yang menggabungkan tenis dan squash, tiba-tiba meledak di Indonesia...

artikel yang mirip

ANALISIS HUKUM KEMATIAN 4 CALON MANAJER KOPDES: ADAKAH KELALAIAN INSTITUSIONAL?

INNNEWS - Meninggalnya empat Calon Manajer Koperasi Desa (Kopdes) dan Koperasi Nelayan Merah Putih...

Blunder Komunikasi Purbaya: Sikap Tak Elok Menteri Keuangan Perburuk Sentimen Pasar

INNNEWS - Baru-baru ini, sikap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja dengan...

PM Keir Starmer Mundur dari Jabatan, Andy Burnham Jadi Calon Kuat Pengganti

INNNEWS — Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri dan...