871 total views
CIANJUR – Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan megungkapkan, pihaknya sudah memeriksa ormas yang mencopot label gereja pada tenda bantuan gempa Cianjur.
Menurut Doni, warga Cianjur sangat toleran. Dia menegaskan, yang melakukan aksi tidak terpuji itu adalah ormas intoleran.
“Jadi saya perlu tegaskan dan luruskan jika masyarakat Cianjur, terutama pengungsi tidak intoleran, mereka sangat toleran, menerima bantuan dari mana pun tanpa melihat latar belakang kelompok,” kata Doni, Minggu 27 November 2022, mengutip detikJabar.
Baca juga: Gubernur Jabar Sesalkan Warga Cabut Label Bantuan dari Non Muslim, Minta Polisi Tindak Lanjut
“Tapi untuk ormasnya itu jelas intoleran,” sebut Doni.
“Sudah diperiksa tadi malam, sudah berjanji tidak akan mengulangi. Kalau terjadi lagi, kita akan proses hukum,” tambah Doni.
Doni menuturkan para pengungsi resah dengan adanya aksi tersebut. Dia menyampaikan warga masih membutuhkan bantuan untuk bertahan di pengungsian.
“Kami berharap semua pihak tetap memberikan bantuannya. Karena kejadian tersebut merupakan aksi dari oknum ormas. Secara keseluruhan warga Cianjur sangat toleran, menerima bantuan dari manapun tanpa melihat suku, agama, ras, antargolongan,” pungkasnya.


