HomeHeadlineAmanat Presiden di Hari Lahir Pancasila: Tolak Politisasi Identitas dan Agama

Amanat Presiden di Hari Lahir Pancasila: Tolak Politisasi Identitas dan Agama

Published on

spot_img

 1,029 total views

JAKARTA – Presiden Jokowi melalui pembacaan amanat saat peringatan Hari Lahir Pancasila di Monas, Kamis 1 Juni 2023 pagi di Monas menegaskan pihaknya menolak politisasi identitas dan agama di Pemilu 2024.

Jokowi juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menolak ekstremisme.

“Saya ajak menolak ekstremisme, politisasi identitas, politisasi agama. Mari sambut pesta demokrasi Pemilu 2024,” tegas Jokowi.

Disampaikan Jokowi, toleransi dan persatuan merupakan kunci bangsa yang kokoh.

“Ideologi Pancasila membuat Indonesia diterima dan diakui dunia,” tegasnya lagi.

Turut hadir dalam upacara tersebut, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Selain itu, tampak pula Panglima TNI Laksamana Yudo Margonodan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut hadir dalam upacara ini.

Komandan Upacara pada hari ini adalah Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Alfian Nurrizal, dengan Perwira Upacara adalah Kepala Staf Garnisun Tetap I/Jakarta, Brigjen TNI Arkamelvi Karmani.

Sebagai informasi, BPIP mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila dirayakan dengan upacara besar di Monas. Selain itu, upacara digelar di 553 titik di berbagai daerah pada waktu bersamaan.

 

Artikel Terbaru

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...

IHSG Anjlok Lagi di Awal Pekan, BEI Pangkas Batas ARB Jadi 7 Persen Imbas Ancaman MSCI

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali diguncang tekanan berat pada perdagangan Senin...

artikel yang mirip

INDONESIA IN DENIAL 25 Tahun Berlalu, Kita Masih Sulit Membaca Realitas

Dua puluh lima tahun berlalu, krisis literasi Indonesia masih menjadi tantangan besar. Elwin Tobing mengulas bagaimana lemahnya budaya membaca dan berpikir kritis memengaruhi kemajuan bangsa, serta pentingnya transformasi literasi untuk masa depan Indonesia.

Antara Legalitas dan Legitimasi: Menguji Narasi Intervensi Kekuasaan melalui Fakta Hukum dan Etika Publik

Narasi mengenai intervensi kekuasaan dalam pemerintahan Joko Widodo selama ini kerap dipandang sebagai ekspresi...

Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa: Prancis Jadi Episentrum, Meluas ke Italia, Belgia, Portugal, dan Albania

Lisbon–Milan–Paris, 19 Oktober 2026 — Gelombang protes massal yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup,...